Rapat Evaluasi Pengelolaan Keuangan BLUD Jember, Bahas Penguatan Tata Kelola dan Akuntabilitas
- 18 Mei 2026
- Dibaca 109 Kali
Bagikan Via:
Rapat Evaluasi Pengelolaan Keuangan BLUD Jember, Bahas Penguatan Tata Kelola dan Akuntabilitas
JEMBER, 18 MEI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Senin, 18 Mei 2026 di Aula Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember.
Agenda tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat strategis di lingkungan Pemkab Jember, di antaranya Penjabat Sekretaris Daerah, Plt. Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Plt. Inspektur, para Kepala Puskesmas, serta perwakilan Dinkes PPKB.
Rapat yang dimulai pukul 08.30 WIB itu bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola keuangan BLUD, khususnya pada sektor pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember. Evaluasi dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan efektif, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Dalam forum tersebut, berbagai aspek pengelolaan keuangan dibahas secara mendalam, mulai dari perencanaan anggaran, pelaporan keuangan, optimalisasi pendapatan layanan, hingga pengawasan internal terhadap penggunaan dana BLUD di masing-masing unit pelayanan kesehatan. Pemerintah daerah menilai evaluasi berkala sangat penting untuk menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat integritas pengelolaan keuangan daerah.
Kepala BPKAD Kabupaten Jember, Yuliana Harimurti, menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan BLUD harus dilakukan secara profesional dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.
“BLUD diberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, namun fleksibilitas tersebut harus diimbangi dengan tata kelola yang baik, disiplin administrasi, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Evaluasi ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh unit pelayanan kesehatan mampu menjalankan pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel,” ujar Yuliana.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antarorganisasi perangkat daerah menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan implementasi sistem keuangan BLUD di Kabupaten Jember. Menurutnya, koordinasi yang baik antara pengelola keuangan, inspektorat, dan pimpinan fasilitas kesehatan akan memperkuat pengawasan sekaligus meminimalkan potensi kendala administrasi di lapangan.
Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember berharap seluruh pengelola BLUD dapat meningkatkan kualitas manajemen keuangan dan pelayanan kepada masyarakat. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah perbaikan dan penguatan sistem pengelolaan keuangan BLUD secara berkelanjutan di lingkungan pemerintah daerah. (tgs)