65 Mahasiswa KKN Kolaboratif Mulai Mengabdi di Kecamatan Kencong, Fokus Dukung Program "Desa Cinta"
- 20 Juli 2026
- Dibaca 82 Kali
Bagikan Via:
65 Mahasiswa KKN Kolaboratif Mulai Mengabdi di Kecamatan Kencong, Fokus Dukung Program "Desa Cinta"
JEMBER, 20 JULI 2026 – Sebanyak 65 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif resmi memulai pengabdian di wilayah Kecamatan Kencong. Penerimaan mahasiswa KKN berlangsung di Aula Kecamatan Kencong, Senin 20 Juli 2026, sebagai bagian dari program KKN Kolaboratif bertema "Desa Cinta".
Mahasiswa yang berasal dari 17 perguruan tinggi, di antaranya Universitas Jember (Unej), UIN KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Universitas Islam Jember (UIJ), hingga UPN Veteran Surabaya, akan menjalankan pengabdian selama 40 hari dan ditempatkan di lima desa di Kecamatan Kencong.
Acara penerimaan dihadiri oleh Camat Kencong, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), unsur Muspika, perwakilan Puskesmas, perangkat desa, serta para mahasiswa peserta KKN.
Dosen Pembimbing Lapangan UIN HAS Jember, Ahmad Alfan Kurniawan, Lc., M.H., menjelaskan bahwa masa pelaksanaan KKN disesuaikan menjadi 40 hari dari rencana awal 45 hari agar tidak berbenturan dengan jadwal akademik masing-masing perguruan tinggi.
"Meski waktu pelaksanaan lebih singkat, kami berharap mahasiswa tetap mampu menjalankan program kerja secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, program kerja mahasiswa mengacu pada arahan Bupati Jember dengan fokus pada tiga agenda utama, yakni pemetaan, verifikasi, dan validasi data desil masyarakat, pengelolaan sampah melalui penguatan bank sampah, serta sosialisasi kepesertaan BPJS Kesehatan melalui program Piola. Sementara program Anak Tidak Sekolah (ATS) belum dapat dilaksanakan pada periode KKN kali ini karena keterbatasan waktu.
Ahmad Alfan berharap mahasiswa mampu membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat serta tetap mengedepankan etika selama menjalankan pengabdian.
"Kami menargetkan mahasiswa dapat merealisasikan sekitar 50 hingga 60 persen program prioritas yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Jember. Yang tidak kalah penting adalah menjaga attitude, mampu berkolaborasi, dan menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat," katanya.
Sementara itu, Camat Kencong Ronny Arvianto menyatakan Pemerintah Kecamatan Kencong berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN Kolaboratif di wilayahnya.
"Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Pemerintah Kecamatan Kencong siap memfasilitasi seluruh kegiatan selama pelaksanaan KKN agar program-program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik," ujar Ronny.
Ia berharap mahasiswa dapat menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan sehingga program kerja yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
"Saya berharap mahasiswa dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah desa dalam melaksanakan program kerja sesuai arahan Bupati Jember. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan inovasi, semangat, sekaligus solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di desa," tutupnya.
Melalui KKN Kolaboratif bertema "Desa Cinta", mahasiswa diharapkan tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengasah kepedulian sosial, empati, dan kemampuan bekerja bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan desa di Kabupaten Jember. (gfr)