logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Air Sumur Mulai Kering, DPRKPLH Jember Salurkan 5.000 Liter Air untuk Warga

  • 17 September 2026
  • Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
air-sumur-mulai-kering-dprkplh-jember-salurkan-5000-liter-air-untuk-warga-20260919

Air Sumur Mulai Kering, DPRKPLH Jember Salurkan 5.000 Liter Air untuk Warga

JEMBER, 17 SEPTEMBER 2026 – Musim kemarau yang berkepanjangan mulai dirasakan warga RT 04/RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari. Sejak Juli 2026, sejumlah sumur warga perlahan mengering. Kondisi tersebut membuat air bersih menjadi kebutuhan yang semakin sulit dipenuhi oleh masyarakat setempat.

Merespons kondisi tersebut, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember bergerak cepat untuk ikut memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi. Pada Kamis, 17 September 2026, sekitar pukul 09.45 WIB, distribusi air bersih dilakukan dengan mengirimkan sebanyak 5.000 liter air bersih ke lokasi terdampak.

Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di RT 04/RW 07 merasakan dampak kekeringan. Sumur-sumur warga yang memiliki kedalaman sekitar 8–10 meter mulai tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, sumber mata air terdekat berada sekitar satu kilometer dari permukiman.

Di tengah kondisi tersebut, warga telah menyiapkan tandon berkapasitas 5.000 liter milik Ketua RT sebagai tempat penampungan. Kesiapan tersebut kemudian memudahkan proses distribusi sehingga air yang dikirim dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

Tim DPRKPLH bersama TRC-BPBD Jember berangkat menuju lokasi. Setelah melakukan koordinasi dengan pihak lingkungan setempat, proses pengisian tandon dilaksanakan hingga seluruh bantuan air bersih tersalurkan.

Korlap DPRKPLH, Harjo, mengatakan bahwa distribusi air bersih merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan air akibat kemarau.

“Kami berupaya sigap ketika ada warga yang membutuhkan air bersih. Harapannya, bantuan 5.000 liter ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, terutama untuk minum, memasak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Kami juga terus berkoordinasi agar penanganan di wilayah yang terdampak dapat dilakukan dengan baik,” ujar Harjo.

Ketua RT setempat, Yakup, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan respons cepat DPRKPLH bersama TRC-BPBD.

“Kami sangat berterima kasih karena ketika warga membutuhkan air, bantuan bisa segera datang. Tandon sudah kami siapkan dan air ini sangat membantu 40 KK yang terdampak kekeringan. Semoga distribusi seperti ini bisa terus membantu warga selama kondisi kemarau masih berlangsung,” ungkap Yakup.

Kegiatan pendistribusian air bersih tersebut berlangsung aman, kondusif, dan terkendali. Bagi warga Tegal Gede, kedatangan air bukan sekadar memenuhi tandon, tetapi menjadi bentuk nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah kebutuhan dasar masyarakat. (slt)

Galeri Foto