logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

“Air Sumur Mulai Mengering, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter ke 120 KK”

  • 13 Oktober 2026
  • Dibaca 89 Kali
Bagikan Via:
air-sumur-mulai-mengering-bpbd-jember-salurkan-5000-liter-ke-120-kk-20261013

“Air Sumur Mulai Mengering, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter ke 120 KK”

JEMBER, 13 Oktober 2026 — Sebanyak 120 kepala keluarga (KK) di Dusun Bedadung, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak kekeringan. Sejumlah sumur warga mulai mengering dan sebagian air yang tersisa dilaporkan berbau kurang sedap.

Kondisi tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kemudian menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Tim TRC-PB BPBD Jember tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB setelah berangkat pukul 13.00 WIB. Selain mendistribusikan air, petugas berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga serta memberikan edukasi mengenai kondisi kekeringan.

Tim TRC-PB BPBD Jember, Faris Fadhil, mengatakan kekeringan di wilayah tersebut mulai dirasakan sejak akhir Juli 2026. Penurunan ketersediaan air semakin terasa karena wilayah RW 13 belum memiliki jaringan pipanisasi sehingga warga masih mengandalkan sumur.

“Debit air sumur mulai menurun, sebagian bahkan mengering. Air yang masih tersedia juga mulai berbau kurang sedap,” kata Faris.

Menurut dia, warga kemudian mencari sumber air alternatif dengan mengambil air dari sumur bor terdekat yang berjarak sekitar satu kilometer. Untuk kebutuhan mandi, sebagian warga juga memanfaatkan Sungai Bedadung. Namun, kondisi air sungai dilaporkan keruh dan debitnya mulai berkurang.

Berdasarkan hasil pendataan BPBD, dampak kekeringan paling banyak terjadi di RT 07, RT 08, dan RT 09 RW 13 serta RT 11 RW 14. Sebanyak 40 KK terdampak di RT 07, 20 KK di RT 08, 40 KK di RT 09, dan 20 KK di RT 11.

“Total ada 120 KK yang terdampak dan membutuhkan dukungan air bersih,” ujar Faris.

BPBD merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter setiap empat hari sekali untuk memenuhi kebutuhan warga. Saat ini tersedia tiga tandon milik BPBD dan satu tandon hibah BPBD yang ditempatkan di rumah kepala dusun.

Sementara itu, RT 05 dan RT 06 dilaporkan masih aman karena telah memiliki jaringan PDAM. BPBD juga meneruskan kondisi tersebut kepada dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Penyaluran air bersih ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta permohonan kebutuhan air bersih dari Pemerintah Desa Kaliwining.

Penanganan melibatkan BPBD Jember, perangkat desa, relawan, dan masyarakat setempat. Kegiatan distribusi air dan edukasi kepada warga selesai sekitar pukul 16.00 WIB.(tgh)

Galeri Foto