logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Mayang

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kecamatan Mayang Gelar Rakor Persiapan Pendampingan Bumil Risiko Tinggi 2026

  • 03 November 2026
  • Dibaca 54 Kali
Bagikan Via:
perkuat-sinergi-lintas-sektor-kecamatan-mayang-gelar-rakor-persiapan-pendampingan-bumil-risiko-tinggi-2026-20261103

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kecamatan Mayang Gelar Rakor Persiapan Pendampingan Bumil Risiko Tinggi 2026

JEMBER, 3 NOVEMBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Mayang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pendampingan Bumil Risiko Tinggi (Risti) Tahun 2026 pada Senin, 02 November 2026, pukul 08.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Mayang tersebut bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil.

Rakor berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan ini dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Mayang, para ketua TP PKK desa se-Kecamatan Mayang beserta kader posyandu, Kepala UPTD Puskesmas Mayang, bidan desa se-Kecamatan Mayang, Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Mayang, serta Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Camat Mayang, Muhammad Najmul Huda, S.STP., M.Si., membuka sekaligus memimpin kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur terkait dalam menjaga kesehatan ibu hamil di wilayah Kecamatan Mayang.

“Kesehatan ibu hamil adalah investasi masa depan bagi generasi kita. Peran TP PKK, puskesmas, bidan desa, posyandu, dan penyuluh KB harus saling melengkapi, tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Keterpaduan inilah yang akan menjadi kunci keberhasilan program ini di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala UPTD Puskesmas Mayang, dr. Yeni Rahmawati Komalasari, memaparkan sejumlah hal penting terkait perawatan ibu hamil dan penerapan pola hidup sehat. Ia menjelaskan bahwa kehamilan bukan sekadar menunggu waktu persalinan, melainkan masa yang membutuhkan perhatian menyeluruh agar ibu dan janin tetap sehat.

“Perawatan ibu hamil mencakup asupan gizi seimbang, istirahat yang cukup, pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Pola hidup sehat sangat berpengaruh terhadap perkembangan janin dan kesehatan ibu. Hindari kebiasaan yang kurang baik dan jangan ragu untuk berkonsultasi jika ada keluhan yang dirasakan,” ungkap Yeni.

Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Dengan demikian, apabila ditemukan kelainan atau faktor risiko tertentu, ibu hamil dapat segera dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga para kader dapat meneruskan informasi tersebut secara tepat kepada masyarakat di desa masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Mayang berharap sinergi seluruh pihak terkait semakin kuat dalam menjangkau dan memantau kesehatan ibu hamil di seluruh wilayah kecamatan. Pemahaman mengenai pola hidup sehat dan perawatan selama kehamilan diharapkan dapat tersampaikan dengan baik kepada para ibu hamil.

Upaya tersebut diharapkan turut mendukung penurunan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan yang tidak aman, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Mayang mengapresiasi kehadiran, partisipasi, dan komitmen seluruh peserta dalam kegiatan tersebut. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (ryo)

Galeri Foto