logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Aksi Damai 10 Ribu Lebih Massa Dukung MBG Penuhi Depan DPRD Jember

  • 20 Juni 2026
  • Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
aksi-damai-10-ribu-lebih-massa-dukung-mbg-penuhi-depan-dprd-jember-20260620

Aksi Damai 10 Ribu Lebih Massa Dukung MBG Penuhi Depan DPRD Jember

‎JEMBER, 20 JUNI 2026 – Lebih dari 10.000 massa memadati ruas double way depan DPRD Jember, Sabtu (20/6/2026), dalam aksi bertajuk “Aksi Damai untuk Indonesia” yang digelar Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM). Aksi dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung tertib hingga siang.

‎Massa melakukan long march dari titik kumpul di double way depan Kampus Universitas Jember menuju Gedung DPRD Jember. Mereka membawa spanduk dan poster dukungan untuk keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Pantauan di lapangan, peserta aksi berasal dari berbagai elemen: penjual sayur, petani, sopir, pedagang buah, ibu rumah tangga, janda penerima MBG, hingga pegawai dapur SPPG dari seluruh wilayah Jember. Setiap wilayah memiliki koordinator aksi masing-masing.

‎Berdasarkan data yang dihimpun, rata-rata 47 pegawai SPPG ikut aksi di tiap titik kumpul. Kabupaten Jember memiliki 209 unit SPPG. Jika dikalkulasi, potensi massa dari pegawai SPPG mencapai 9.823 orang. Jumlah itu belum termasuk relawan gabungan dari petani, pedagang, dan ibu-ibu penerima MBG.

‎Lutfi, koordinator wilayah Kalisat, menegaskan aksi berjalan damai. “Yang dari Arjasa, Rambipuji, Ajung, semuanya ada kordinatornya sendiri. Tuntutannya satu: Lanjutkan MBG. Kami nggak minta yang neko-neko,” kata Lutfi yang juga pegawai SPPG Kalisat.

‎Dendi, pegawai Dapur SPPG Kalisat, menyebut MBG menyangkut hajat hidupnya. “Saya ini karyawan MBG. Kalau programnya ditutup, saya juga nggak bisa bekerja. Apalagi anak saya juga dapat MBG dari pemerintah,” ujarnya.‎

‎Keresahan serupa disampaikan Yunita, pekerja SPPG Jombang yang baru 6 bulan bekerja. “Usia saya 35 tahun, sudah ibu-ibu. Susah mau cari pekerjaan lainnya kalau SPPG ditutup. Berharap pemerintah melalui DPRD bisa tetap lanjutkan MBG,” ucapnya.‎

‎Sementara David, sopir truk sekaligus ayah penerima MBG Posyandu Balita, menyebut MBG sebagai penyelamat. “Dulu BB anak saya kurang. Sejak dapat MBG Posyandu, sekarang udah garis hijau. Tolong pikirin kami orang kecil. Jangan setop MBG,” tegasnya.

‎Hingga siang, massa aksi masih bertahan di depan DPRD Jember secara tertib sambil menunggu perwakilan dewan menemui mereka. Aksi dipastikan 100% damai tanpa tindakan anarkis.(sgk)

Galeri Foto