Analisis Situasi INEY Jadi Langkah Awal Penguatan Program Gizi dan Imunisasi di Jember
- 20 Mei 2026
- Dibaca 162 Kali
Bagikan Via:
Analisis Situasi INEY Jadi Langkah Awal Penguatan Program Gizi dan Imunisasi di Jember
JEMBER, 20 MEI 2026 – Analisis situasi dalam program Investing in Nutrition Early Years (INEY) Fase II Tahun 2026 menjadi langkah awal penguatan program gizi dan imunisasi di Kabupaten Jember. Kegiatan yang dilaksanakan bersama pihak Poltekkes Kemenkes Malang ini berlangsung di lingkungan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Dinkes PPKB Kabupaten Jember bersama staf terkait program INEY, khususnya dari bidang gizi dan imunisasi. Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam proses finalisasi analisis situasi daerah sebelum memasuki tahap implementasi program pada tahun 2026.
Analisis situasi dilakukan untuk memetakan kondisi kesehatan masyarakat, terutama terkait pemenuhan gizi anak usia dini dan capaian imunisasi di Kabupaten Jember. Melalui diskusi bersama, berbagai data dan kondisi lapangan dibahas guna memastikan pelaksanaan program nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah.
Pihak Poltekkes Kemenkes Malang menegaskan bahwa tahapan analisis situasi merupakan fondasi utama sebelum pelaksanaan intervensi program. Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Malang, Sri Winarni, S.Pd., M.Kes menyampaikan bahwa identifikasi kondisi daerah harus dilakukan secara menyeluruh agar implementasi program dapat berjalan efektif.
“Kegiatan yang dilaksanakan salah satunya adalah analisis situasi. Sebelum implementasi program dilakukan, seluruh pihak perlu benar-benar mengidentifikasi kondisi yang ada agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan tepat sasaran,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Beliau menjelaskan, proses identifikasi tersebut mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, kondisi gizi, cakupan imunisasi, hingga dukungan lintas sektor yang selama ini telah berjalan di Kabupaten Jember. Menurutnya, hasil analisis situasi akan menjadi dasar dalam menentukan strategi intervensi yang lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Dinkes PPKB Kabupaten Jember menyambut baik pelaksanaan analisis situasi INEY Fase II sebagai bentuk kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak usia dini. Keterlibatan tenaga program gizi dan imunisasi dinilai penting untuk memberikan gambaran nyata terkait kondisi di lapangan sekaligus menyusun rekomendasi tindak lanjut.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif tersebut juga membahas tantangan pelaksanaan program kesehatan masyarakat di tingkat pelayanan dasar, termasuk penguatan edukasi kepada masyarakat dan optimalisasi pelayanan di fasilitas kesehatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Kabupaten Jember memiliki gambaran yang lebih komprehensif terkait kondisi kesehatan anak usia dini sehingga implementasi program INEY Fase II dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. (ken)