logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Antirogo Dukung Santri Ambil Peran dalam Pembangunan Jember

  • 11 Oktober 2026
  • Dibaca 40 Kali
Bagikan Via:
antirogo-dukung-santri-ambil-peran-dalam-pembangunan-jember-20261011

Antirogo Dukung Santri Ambil Peran dalam Pembangunan Jember

JEMBER, 11 OKTOBER 2026 – Santri dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Semangat tersebut mendapat dukungan Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, yang hadir dalam Opening Ceremony Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Alun-Alun Jember, Sabtu, 10 Oktober 2026 malam.

Lurah Antirogo Teguh Tri Laksono, SE., MM., hadir bersama staf kelurahan dalam kegiatan yang diikuti ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Jember tersebut. Kehadiran jajaran Kelurahan Antirogo menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah memberikan ruang lebih luas bagi santri untuk berkembang dan berkontribusi.

Menurut Teguh, Hari Santri bukan sekadar momentum peringatan tahunan. Lebih dari itu, HSN menjadi pengingat bahwa santri memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama untuk berkiprah di berbagai bidang.

“Kami dari Kelurahan Antirogo mendukung penuh semangat Hari Santri. Santri tidak hanya memiliki kemampuan di bidang keagamaan, tetapi juga memiliki potensi besar di bidang pendidikan, sosial, ekonomi maupun kepemimpinan,” ujar Teguh.

Dia mengatakan, generasi santri perlu terus mendapatkan dukungan agar mampu mengembangkan potensi yang dimiliki. Pendidikan pesantren, menurut Teguh, dapat menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, disiplin dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

“Kami berharap para santri, khususnya generasi muda di Antirogo, terus percaya diri untuk mengejar prestasi. Jangan merasa terbatas karena latar belakang pesantren. Justru nilai-nilai yang diperoleh dari pesantren dapat menjadi bekal untuk menghadapi tantangan di masa depan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Jember H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dalam sambutannya menegaskan bahwa santri mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan, termasuk melalui pendidikan tinggi dan kepemimpinan.

“Hari ini saya berdiri di tempat ini untuk memberikan pesan bahwa santri tidak hanya pintar ngaji kitab dan baca Al-Qur’an, tetapi santri juga bisa memimpin dan menjadi Bupati di Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.

Bupati juga menyampaikan peluang beasiswa bagi santri berprestasi. Prestasi yang menjadi pertimbangan tidak hanya akademik, tetapi juga nonakademik, termasuk hafalan Nazhom Alfiyah.

Gus Fawait meminta para santri tidak berkecil hati ketika bersaing mendapatkan kesempatan di ruang publik. Dia menyebut banyak tokoh nasional berlatar belakang pesantren yang telah membuktikan kemampuan dalam berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Santri kalau diberi amanah, insyaallah tidak akan kalah dengan yang bukan santri. Jangan pernah berkecil hati,” tegasnya.

Pembukaan HSN 2026 di Alun-Alun Jember dihadiri tokoh lintas agama, jajaran Forkopimda, pejabat Pemkab Jember serta ribuan santri. Kegiatan juga dimeriahkan berbagai pertunjukan, mulai Marching Band Gita Irama Spasa, Tari Kolosal “Sukra Santri”, paduan suara PP Asy-Syukriyyah/Asyri Talangsari hingga penampilan Hamed Uye.

Bagi Kelurahan Antirogo, momentum HSN 2026 menjadi kesempatan memperkuat dukungan terhadap generasi santri. Kehadiran Teguh Tri Laksono bersama staf kelurahan menunjukkan komitmen pemerintah kelurahan untuk mendorong generasi muda agar terus berprestasi dan mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Jember. (dan)

Galeri Foto