Hadiri Launching Bapang, Kelurahan Karangrejo Fokus Kawal Bantuan Tepat Sasaran
- 19 Agustus 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Hadiri Launching Bapang, Kelurahan Karangrejo Fokus Kawal Bantuan Tepat Sasaran
JEMBER, 19 AGUSTUS 2026 – Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, memberi perhatian pada ketepatan sasaran penerima Bantuan Pangan (Bapang) beras yang akan disalurkan pada September 2026. Hal tersebut disampaikan Lurah Karangrejo Nachnuzi Luqman saat menghadiri launching penyaluran Bapang alokasi Juli, Agustus dan September di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, Rabu 19 Agustus 2026.
Menurut Nachnuzi, program bantuan pangan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, sehingga pelaksanaannya di tingkat kelurahan perlu didukung dengan penyampaian informasi yang jelas serta pengawasan bersama. Karangrejo akan memberikan perhatian agar bantuan yang disalurkan nantinya diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai data dan ketentuan yang berlaku.
“Kami mengikuti launching ini untuk mengetahui pelaksanaan program bantuan pangan sekaligus menjadi bahan koordinasi di Karangrejo. Yang paling penting, bantuan ini bisa diterima masyarakat yang memang berhak sesuai data yang telah ditetapkan,” ujar Nachnuzi.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan juga penting untuk menjaga transparansi penyaluran. Dengan adanya penanda bagi rumah penerima bantuan, masyarakat dapat ikut mengetahui sekaligus memantau penerima Bapang di lingkungannya.
“Penyaluran harus dilakukan secara tertib dan transparan. Kami juga akan memberikan informasi kepada masyarakat agar mereka memahami mekanisme dan ikut menjaga agar bantuan ini tepat sasaran,” katanya.
Pada launching di Kelurahan Antirogo, sebanyak 2.185 KPM menerima bantuan beras untuk alokasi tiga bulan sekaligus. Setiap KPM memperoleh 30 kilogram beras, terdiri atas 10 kilogram untuk Juli, 10 kilogram untuk Agustus dan 10 kilogram untuk September.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman menjelaskan, bantuan pangan tersebut diberikan kepada masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4. Penyaluran secara rapel dilakukan untuk memenuhi alokasi bantuan selama tiga bulan.
“Ini langsung dibagi tiga bulan, Juli, Agustus, September, sehingga masing-masing KPM menerima 30 kilogram beras,” jelas Helmi.
Helmi mengatakan, Bapang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Jember, Perum Bulog dan Kodim 0824 Jember. Program tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, meringankan beban pengeluaran keluarga, menjaga daya beli, sekaligus membantu mengendalikan inflasi.
Beras yang disalurkan juga merupakan hasil produksi petani Jember yang diserap melalui kolaborasi Bulog dan Kodim 0824 Jember. Dengan demikian, program bantuan pangan tidak hanya memberikan manfaat kepada KPM, tetapi juga menjadi bagian dari pemanfaatan hasil produksi pertanian lokal.
Untuk meningkatkan transparansi, rumah KPM penerima bantuan nantinya akan diberi stiker sebagai penanda. Langkah tersebut sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut memantau kelayakan penerima bantuan.
Launching turut dihadiri Dandim 0824 Jember Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, Kepala Bulog Subdivre Jember Muhammad Ade Saputra, Kepala Dinas Sosial Jember Akhmad Helmi Luqman, Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, Muspika Kecamatan Sumbersari, serta para lurah se-Kecamatan Sumbersari.
Bagi Karangrejo, penyaluran Bapang bukan sekadar pembagian beras, tetapi juga momentum memastikan program perlindungan sosial berjalan transparan dan tepat sasaran. Komitmen tersebut menjadi perhatian kelurahan menjelang penyaluran Bapang di wilayah Karangrejo pada September mendatang. (aji)