Antrean BBM Mengular di Pakusari, Camat Turun Langsung dan Bagikan Air Mineral
- 10 September 2026
- Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
Antrean BBM Mengular di Pakusari, Camat Turun Langsung dan Bagikan Air Mineral
JEMBER, 10 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, bergerak cepat merespons antrean panjang kendaraan di SPBU Sabtuan dan SPBU Pakusari. Kondisi tersebut terjadi akibat kendala teknis dalam proses distribusi bahan bakar minyak (BBM).
Untuk memastikan situasi tetap terkendali dan pelayanan kepada masyarakat berjalan baik, Camat Pakusari Muhammad Sifak Beni Kurniawan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) turun langsung melakukan pemantauan pada Rabu, 9 September 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Camat Pakusari mengecek langsung proses pengisian BBM di kedua SPBU. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kendala distribusi telah ditangani dan pasokan BBM kembali berjalan lancar.
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi lalu lintas di sekitar SPBU serta antrean kendaraan roda dua dan roda empat mulai berangsur normal. Situasi di lokasi juga terlihat lebih tertib dan kondusif dibandingkan hari sebelumnya.
"Kami turun langsung ke SPBU Sabtuan dan SPBU Pakusari untuk memastikan situasi tetap terkendali setelah adanya laporan antrean yang sempat membludak akibat kendala dalam proses distribusi," ujar Muhammad Sifak Beni Kurniawan saat ditemui di lokasi.
Menurut dia, pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pasokan BBM kembali lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa menimbulkan kepanikan.
"Alhamdulillah, dari hasil pemantauan kami hari ini, situasi sudah mulai berangsur normal dan kondusif. Suplai dari Pertamina terus kami kawal agar kembali lancar," katanya.
Selain memantau distribusi BBM, jajaran Kecamatan Pakusari juga menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang harus mengantre cukup lama di bawah terik matahari.
Camat bersama staf membagikan puluhan botol air mineral secara gratis kepada pengendara yang sedang menunggu giliran mengisi BBM. Aksi sederhana tersebut mendapat sambutan positif dari para pengendara, termasuk pengendara sepeda motor dan sopir angkutan.
"Sebagai bentuk empati kepada masyarakat yang harus bersabar mengantre cukup lama, jajaran kecamatan juga berinisiatif membagikan air mineral. Setidaknya ini bisa sedikit menyegarkan warga di tengah terik matahari sambil menunggu giliran," ujarnya.
Pemerintah Kecamatan Pakusari mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Pemantauan terhadap distribusi BBM di wilayah Pakusari akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar pulih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. (zal)