Apel di SMPN 1 Mumbulsari Rangkaian Bunga Desaku, Momentum Edukasi dan Motivasi Siswa
- 09 April 2026
- Dibaca 190 Kali
Bagikan Via:
Apel di SMPN 1 Mumbulsari Rangkaian Bunga Desaku, Momentum Edukasi dan Motivasi Siswa
JEMBER, 09 APRIL 2026 – Suasana penuh semangat dan antusiasme menyelimuti halaman SMP Negeri 1 Mumbulsari, Selasa 07 April 2026. Ratusan siswa, guru, serta jajaran pemerintah daerah mengikuti apel siswa yang menjadi bagian dari rangkaian program Bunga Desa di Kecamatan Mumbulsari.
Kegiatan ini tidak sekadar apel rutin, melainkan menjadi ajang motivasi bagi para pelajar untuk menata masa depan melalui pendidikan.
Apel tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita. Kehadiran keduanya disambut hangat oleh peserta apel.
Dalam sambutannya, Gus Fawait menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama meraih masa depan. Ia mengingatkan bahwa proses belajar di dalam kelas tidak boleh dianggap sepele.
“Pelajaran di dalam kelas itu sangat penting. Di situlah dasar ilmu kalian dibentuk. Jangan pernah meremehkan apa yang diajarkan guru, karena itu akan menjadi bekal ke jenjang berikutnya,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyinggung persoalan stunting yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Jember. Menurutnya, hal tersebut berkaitan dengan kesiapan generasi muda dalam merencanakan masa depan, termasuk dalam mengambil keputusan menikah.
Gus Fawait mengingatkan para siswa agar tidak terburu-buru menikah setelah lulus sekolah, melainkan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Setelah lulus SMP dan SMA, kalian harus punya cita-cita kuliah. Jangan sampai berpikir untuk menikah dulu. Kita ingin generasi Jember ke depan lebih sehat, cerdas, dan siap,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi siswa untuk tidak melanjutkan pendidikan. Pemerintah Kabupaten Jember, kata dia, telah menyiapkan berbagai program beasiswa.
“Kuliah di mana saja itu aman, karena kita punya program Beasiswa Cinta Bergema. Jadi, jangan khawatir soal biaya. Yang penting kalian punya niat dan semangat belajar,” ujarnya, disambut tepuk tangan peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga meminta Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahyono, menjelaskan secara langsung jalur beasiswa yang tersedia.
Arief Tjahyono menyampaikan bahwa program Beasiswa Cinta Bergema memiliki enam jalur yang dapat diakses pelajar, yakni jalur afirmasi ekonomi, santri atau tahfidz Al-Qur’an, anak guru dan perangkat, prestasi, kompetisi, serta jalur khusus.
Penjelasan tersebut disambut antusias oleh siswa dan guru yang hadir. Mereka menilai peluang beasiswa terbuka luas sesuai dengan latar belakang dan potensi masing-masing.
Menutup sambutannya, Gus Fawait kembali mengingatkan siswa untuk fokus pada pendidikan dan tidak terburu-buru menjalin hubungan percintaan.
“Manfaatkan beasiswa yang sudah ada. Jangan sampai ada alasan untuk tidak kuliah. Dan satu lagi, jangan pacaran dulu,” ujarnya, yang disambut gelak tawa peserta apel.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga momentum membangun kesadaran siswa akan pentingnya pendidikan dan perencanaan masa depan.
Program Bunga Desa di Kecamatan Mumbulsari sendiri bertujuan mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, termasuk di bidang pendidikan. Kehadiran Bupati Jember dan jajaran Dinas Pendidikan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mendukung pengembangan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan semakin termotivasi untuk belajar, memanfaatkan peluang beasiswa, serta memiliki visi yang jelas dalam meraih cita-cita. Apel siswa di SMP Negeri 1 Mumbulsari pun menjadi momentum penting bagi masa depan pendidikan di Kabupaten Jember. (hz)