Tingkatkan Kesiapsiagaan Keluarga, BPBD Jember Sosialisasikan Mitigasi Bencana di Lingkungan Imigrasi
- 07 April 2026
- Dibaca 201 Kali
Bagikan Via:
Tingkatkan Kesiapsiagaan Keluarga, BPBD Jember Sosialisasikan Mitigasi Bencana di Lingkungan Imigrasi
JEMBER, 07 APRIL 2026 – Upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi mitigasi bencana yang digelar dalam pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember, Selasa 07 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat permohonan narasumber yang diajukan oleh DWP Imigrasi Kelas I TPI Jember serta disposisi Kepala BPBD Kabupaten Jember. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai kebencanaan sekaligus mendorong kesiapsiagaan di tingkat keluarga, khususnya bagi para anggota DWP yang berperan penting dalam lingkungan rumah tangga.
Sebanyak kurang lebih 20 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota DWP Imigrasi mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita sebagai bentuk penanaman nilai kebangsaan. Setelah itu, peserta menerima materi utama terkait mitigasi bencana yang disampaikan oleh para narasumber dari BPBD Kabupaten Jember.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Jember, langkah-langkah mitigasi, hingga pentingnya kesiapan keluarga dalam menghadapi kondisi darurat. Para peserta juga diajak untuk mengidentifikasi potensi risiko bencana di lingkungan sekitar mereka, sehingga dapat melakukan langkah antisipasi sejak dini.
Salah satu narasumber, Rina Maula Safitri, menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga harus dimulai dari keluarga. “Keluarga adalah garda terdepan dalam menghadapi bencana. Dengan pemahaman yang baik, setiap anggota keluarga dapat mengambil langkah cepat dan tepat saat situasi darurat terjadi,” ujarnya.
Senada dengan itu, narasumber lainnya, Moh Agus Shofarudin, menyampaikan pentingnya edukasi berkelanjutan terkait kebencanaan. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana efektif untuk membangun budaya sadar bencana di masyarakat. “Edukasi yang dilakukan secara rutin akan membentuk pola pikir yang tanggap dan responsif terhadap potensi bencana,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan langkah-langkah mitigasi dalam kehidupan sehari-hari. BPBD Kabupaten Jember pun berkomitmen untuk terus menggencarkan sosialisasi serupa guna menciptakan masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang. (bob)