logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Sambung Rasa 2026, Pererat Sinergi FAD untuk Cegah Kekerasan terhadap Anak

  • 14 Juni 2026
  • Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
sambung-rasa-2026-pererat-sinergi-fad-untuk-cegah-kekerasan-terhadap-anak-20260614

Sambung Rasa 2026, Pererat Sinergi FAD untuk Cegah Kekerasan terhadap Anak

JEMBER, 14 JUNI 2026 – Sebanyak 18 Forum Anak Desa (FAD) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jember mengikuti kegiatan Sambung Rasa 2026 yang diinisiasi Forum Anak Jember (FAJ), Sabtu 13 Juni 2026, di Hotel Royal Jember.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember sebagai upaya memperkuat peran forum anak dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak di tingkat desa dan kelurahan.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA Jember, Sugeng Riyadi, menegaskan bahwa anak-anak yang tergabung dalam forum anak harus terus berinovasi dan berkreasi dalam menjalankan berbagai kegiatan perlindungan anak. Namun demikian, mereka tetap tidak boleh mengabaikan kewajiban utama sebagai pelajar.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus memiliki kepedulian terhadap persoalan perlindungan anak yang belakangan semakin mengemuka.

"Kita tidak boleh tinggal diam. Kita tidak boleh acuh tak acuh terhadap apa yang terjadi akhir-akhir ini," tegas Sugeng di hadapan peserta Sambung Rasa 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut digelar untuk mempertemukan perwakilan Forum Anak Desa dan Forum Anak Kelurahan dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember. Selain peserta anak, para pendamping dari masing-masing desa juga turut dilibatkan.

Keterlibatan pendamping dinilai penting karena Forum Anak Desa membutuhkan dukungan dan pengawalan dalam menjalankan program-program perlindungan anak di wilayahnya masing-masing.

Sugeng menambahkan, keberadaan Surat Keputusan (SK) Forum Anak Desa yang diterbitkan pemerintah desa menjadi dasar hukum yang dapat memperkuat dukungan terhadap kegiatan forum anak, termasuk melalui Dana Desa maupun sumber pendanaan lainnya.

Ia meyakini gerakan perlindungan anak di tingkat desa memiliki potensi besar untuk berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Tidak menutup kemungkinan upaya perlindungan anak di desa justru lebih maju, lebih aktif, memiliki banyak inisiatif, dan lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya," ujarnya.

Melalui Sambung Rasa 2026, Dinsos PPPA Jember berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara Forum Anak Jember, Forum Anak Desa, Forum Anak Kelurahan, dan para pendamping dalam merancang serta melaksanakan program perlindungan anak secara kolaboratif.

Pada kesempatan tersebut, Sugeng juga memperkenalkan jajaran Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA Jember yang hadir mendampingi kegiatan, yakni Nafila, Mauvi, Fani, Sri, dan Hendrik.

Kehadiran tim tersebut diharapkan dapat mempermudah komunikasi antara FAJ, FAD, forum anak kelurahan, dan para pendamping dengan Dinsos PPPA Jember, khususnya dalam upaya pencegahan serta penanganan kasus kekerasan terhadap anak. (rou)

Galeri Foto