logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

APEL, LATIHAN GABUNGAN DAN SIMULASI KLASTER KESIAPSIAGAAN BENCANA HIDROMETEOROLOGI

  • 16 Desember 2024
  • Dibaca 626 Kali
Bagikan Via:
apel-latihan-gabungan-dan-simulasi-klaster-kesiapsiagaan-bencana-hidrometeorologi

APEL, LATIHAN GABUNGAN DAN SIMULASI KLASTER KESIAPSIAGAAN BENCANA HIDROMETEOROLOGI

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember pada tanggal 15 Desember 2024 melaksanakan Apel, Latihan Gabungan dan Simulasi Klaster Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Lapangan Perkebunan Kalijompo Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi Jember.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala BPBD Kabupaten Jember Ir. Widodo Julianto yang Dihadiri oleh 35 OPD, 350 orang Relawan dari berbagai komunitas dan 31 Desa Tangguh Bencana (Destana). Juga dihadiri oleh BMKG dan BPBD Provinsi Jatim. Dalam Acara tersebut telah dilakukan simulasi kebencanaan dan dibuat beberapa Klaster diantaranya: Klaster Pencarian dan Pertologan, Klaster Kesehatan, Klaster Pengungsian, Klaster Logistik, Klaster Pendidikan, Klaster Pemulihan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menggelar Apel Latihan Gabungan dan Simulasi Klaster Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi pada 15 Desember 2024 di Lapangan Kalijompo, Jember. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan berbagai pihak dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. Apel ini dihadiri oleh 35 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 31 Desa Tangguh Bencana (Destana), 350 relawan dari berbagai komunitas serta dihadiri oleh perwakilan dari BMKG dan BPBD Provinsi Jawa Timur.

Acara dibuka oleh Kepala BPBD Kabupaten Jember, Ir. Widodo Julianto, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor dalam menghadapi bencana. "Kesiapsiagaan bencana memerlukan persiapan yang matang, baik dari pemerintah, relawan, maupun masyarakat. Latihan gabungan ini menjadi sarana penting untuk memaksimalkan koordinasi dalam penanggulangan bencana". Kehadiran BMKG dan BPBD Provinsi Jawa Timur juga memberikan dukungan dalam memperkuat sistem peringatan dini dan mitigasi bencana di tingkat lokal.

Dalam simulasi ini, peserta dibagi ke dalam beberapa klaster, masing-masing dengan tugas dan tanggung jawab yang spesifik. Klaster-klaster tersebut meliputi Klaster Pencarian dan Pertolongan yang bertugas dalam pencarian dan penyelamatan korban, Klaster Kesehatan yang menangani penanganan medis, serta Klaster Pengungsian yang bertanggung jawab atas pemindahan dan pengelolaan tempat pengungsian. Selain itu, Klaster Logistik fokus pada distribusi bantuan, Klaster Pendidikan memastikan kelangsungan proses pendidikan di daerah terdampak, dan Klaster Pemulihan berperan dalam proses rehabilitasi pasca-bencana.

Simulasi ini juga bertujuan untuk memperkuat kapasitas relawan dan Destana dalam menangani bencana di tingkat desa. Dengan adanya latihan gabungan ini, diharapkan koordinasi yang lebih baik antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai organisasi terkait dapat terjalin dengan lebih solid, sehingga penanggulangan bencana di Kabupaten Jember dapat dilakukan secara lebih cepatdanefisien.