Bagian Kesra Tindak Lanjuti Aspirasi Guru Ngaji dan Anak Yatim Pascaprogram Bunga Desa di Sumberjambe
- 01 Juli 2026
- Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
Bagian Kesra Tindak Lanjuti Aspirasi Guru Ngaji dan Anak Yatim Pascaprogram Bunga Desa di Sumberjambe
JEMBER, 2 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) terus menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam pelaksanaan program Bunga Desa di Kecamatan Sumberjambe. Tindak lanjut tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan sosial, pembinaan keagamaan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Bunga Desa pada Senin, 29 Juni 2026, yakni pertemuan kelompok pengajian dan santunan anak yatim yang digelar di Kantor Desa Cumedak. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., bersama Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, S.P., M.Si., jajaran kepala perangkat daerah, direktur rumah sakit daerah, Camat Sumberjambe, kepala desa se-Kecamatan Sumberjambe, tokoh agama, guru ngaji, serta masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 1.000 peserta kelompok pengajian dan 20 anak yatim menerima santunan serta paket sembako yang disalurkan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat bersama perangkat daerah terkait. Momentum tersebut juga dimanfaatkan pemerintah daerah untuk berdialog secara langsung dengan masyarakat sekaligus menyosialisasikan berbagai program prioritas, di antaranya Beasiswa Cinta Bergema, pelayanan kesehatan gratis melalui Universal Health Coverage (UHC), serta layanan pengaduan masyarakat melalui Wadul Guse.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan guru ngaji, tokoh agama, maupun masyarakat selama kegiatan berlangsung telah dihimpun sebagai bahan evaluasi dan akan ditindaklanjuti bersama perangkat daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing.
"Bunga Desa bukan sekadar agenda kunjungan pemerintah ke desa, tetapi menjadi ruang untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat. Masukan dari para guru ngaji, tokoh agama, dan masyarakat akan kami koordinasikan dengan perangkat daerah terkait agar dapat ditindaklanjuti melalui program yang tepat sasaran. Kami ingin kehadiran pemerintah benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat", ujar Nurul Hafid Yasin.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat pembangunan sosial serta menciptakan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan warga.
Melalui tindak lanjut hasil Bunga Desa tersebut, Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember berharap berbagai program pembinaan keagamaan, bantuan sosial, dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin kuat dalam mewujudkan Jember Baru Jember Maju. (bhi)