logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Silo

Membumikan Layanan Homecare di Silo: Camat Siap Sisir Lansia dan Pasien Kronis hingga ke Desa

  • 08 Agustus 2026
  • Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
membumikan-layanan-homecare-di-silo-camat-siap-sisir-lansia-dan-pasien-kronis-hingga-ke-desa-20260810

Membumikan Layanan Homecare di Silo: Camat Siap Sisir Lansia dan Pasien Kronis hingga ke Desa

JEMBER, 08 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kecamatan Silo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan dasar secara langsung hingga ke pintu rumah warga. Komitmen ini diwujudkan melalui kehadiran Camat Silo, Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E., dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Homecare di Pendopo Wahyawibawagraha Lantai 2, Kabupaten Jember, Jumat 07 Agustus 2026.

Rapat yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember tersebut dihadiri para camat se-Kabupaten Jember, kepala puskesmas, koordinator program, hingga pemangku kepentingan lintas sektor. Pertemuan ini berfokus pada evaluasi capaian, pemetaan kendala di lapangan, serta penyusunan strategi penguatan layanan ke depan.

Dalam forum tersebut, Camat Silo memberikan apresiasi tinggi atas langkah Pemerintah Kabupaten Jember yang meluncurkan program Homecare. Menurutnya, inovasi ini menjadi angin segar bagi masyarakat Silo yang membutuhkan kemudahan akses medis.

"Program ini sangat strategis karena mendekatkan pelayanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat. Khususnya bagi warga Silo yang memiliki keterbatasan mobilitas, para lansia, serta pasien penyakit kronis," ujar Bagas.

Bagas menjelaskan, pelaksanaan Homecare di wilayah Kecamatan Silo terus dioptimalkan melalui kolaborasi erat antara Puskesmas Silo, bidan desa, kader kesehatan, dan relawan lokal. Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai efektif menjangkau pemukiman warga yang jauh dari pusat faskes.

Guna memperluas cakupan, pihak kecamatan telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah desa untuk aktif memvalidasi data warga penerima manfaat. Pemdes juga diminta memfasilitasi mobilitas tim medis serta gencar memberikan edukasi agar warga tidak ragu memanfaatkan fasilitas gratis tersebut.

Meski demikian, Bagas tak memungkiri adanya sejumlah tantangan di lapangan, seperti masih minimnya pemahaman sebagian warga terkait mekanisme Homecare. Oleh karena itu, sinergi antara kecamatan, puskesmas, dan perangkat desa akan terus dipacu.

"Ke depan, koordinasi dengan Puskesmas Silo dan pemerintah desa akan kami perkuat. Data penerima manfaat wajib diperbarui secara berkala, sosialisasi harus lebih masif, dan pelaporan dibuat makin tertib," tegasnya.

Bagas menambahkan, keberhasilan Homecare di Silo tidak hanya bertumpu pada tenaga medis, melainkan juga peran aktif lingkungan keluarga. Kepatuhan pasien terhadap petunjuk medis dan dukungan moral dari keluarga menjadi kunci utama kesembuhan.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Silo untuk menyukseskan program ini sebagai gerakan bersama. Pemerintah kecamatan siap menjadi jembatan antara warga dan penyedia layanan kesehatan," tutur Bagas.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan kesepakatan penyusunan rencana aksi di tiap kecamatan, meliputi penguatan sistem rujukan, peningkatan kapasitas tenaga lapangan, hingga integrasi data medis. Pemerintah Kecamatan Silo memastikan akan segera menggelar evaluasi internal untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi rapat demi mewujudkan Silo yang lebih sehat dan peduli. (nov)

Galeri Foto