logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Panti

Menilik Keberhasilan UHC Prioritas di Kecamatan Panti

  • 29 Maret 2026
  • Dibaca 220 Kali
Bagikan Via:
menilik-keberhasilan-uhc-prioritas-di-kecamatan-panti-20260330

Menilik Keberhasilan UHC Prioritas di Kecamatan Panti

JEMBER, 29 MARET 2026 - Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menjamin hak kesehatan masyarakat kian nyata terasa hingga ke pelosok desa. Salah satu titik fokus yang menunjukkan progres signifikan adalah wilayah Kecamatan Panti, di mana akses layanan kesehatan kini bukan lagi beban ekonomi keluarga, melainkan hak dasar yang terpenuhi secara cepat dan tepat melalui program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.

Pelaksanaan UHC Prioritas di Kecamatan Panti mengedepankan prinsip kemudahan akses. Berbeda dengan birokrasi masa lalu yang kerap dianggap berbelit, kini masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) saat mendatangi fasilitas kesehatan.

Pihak Kecamatan Panti bersinergi intensif dengan Puskesmas Panti untuk memastikan validasi data penduduk sinkron dengan sistem BPJS Kesehatan. Integrasi data ini menjadi kunci utama bagi warga yang belum memiliki jaminan kesehatan agar dapat langsung diaktivasi kepesertaannya, terutama saat dalam kondisi darurat medis.

Hingga akhir Maret 2026, capaian kepesertaan aktif di wilayah Panti telah melampaui target yang ditetapkan. Persentase warga yang terproteksi jaminan kesehatan kini mencapai angka yang sangat stabil. Hal ini meminimalkan adanya warga yang "takut berobat" karena kendala biaya.

Manfaat paling nyata yang dirasakan masyarakat adalah hilangnya sekat finansial. Warga kini memiliki ketenangan pikiran saat harus dirujuk ke rumah sakit daerah. Skema UHC Prioritas memastikan bahwa seluruh biaya perawatan, mulai dari pemeriksaan tingkat pertama hingga tindakan medis spesialis, ditanggung sepenuhnya oleh program pemerintah.

Menanggapi keberhasilan ini, Camat Panti memberikan apresiasi tinggi terhadap kesadaran masyarakat dan kerja keras para tenaga kesehatan.

"UHC Prioritas di Kecamatan Panti bukan sekadar program administratif, melainkan bentuk kehadiran negara di tengah kesulitan warga. Target kami adalah zero-rejection; jangan sampai ada satu pun warga Panti yang tidak terlayani hanya karena masalah biaya," ujar Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M, Minggu 29 Maret 2026.

Hendra menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan para kepala desa untuk menyisir warga rentan yang belum terdata agar manfaat pengobatan gratis melalui KTP ini merata.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Puskesmas Panti menekankan bahwa kualitas pelayanan tetap terjaga meski jumlah pasien meningkat.

"Kami tidak membedakan kualitas layanan antara pasien umum maupun pasien UHC. Justru, capaian ini menjadi motivasi bagi tenaga medis kami untuk memberikan yang terbaik," ungkap Kepala Puskesmas Panti, dr. Wisnu Widodo Eko Putra.

Menurut dr. Wisnu, warga kini lebih berani melakukan pemeriksaan dini ke puskesmas sebelum penyakit bertambah parah. Hal ini secara jangka panjang akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Panti secara keseluruhan.

Dengan bergulirnya UHC Prioritas, Kecamatan Panti kini menjadi salah satu role model bagi wilayah lain dalam hal kecepatan respons kesehatan. Masyarakat diharapkan tetap proaktif dalam memperbarui data kependudukan agar akses terhadap program ini tidak terhambat oleh masalah administratif teknis di masa mendatang.

Galeri Foto