Gerakan Indonesia Asri di Jember: Penertiban Kebersihan hingga Tutup Lubang Jalan
- 10 Maret 2026
- Dibaca 241 Kali
Bagikan Via:
Gerakan Indonesia Asri di Jember: Penertiban Kebersihan hingga Tutup Lubang Jalan
JEMBER, 10 MARET 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember mulai melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia Asri dengan berbagai aksi penertiban dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah sebagai upaya menjaga kebersihan, ketertiban, serta kenyamanan ruang publik.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Pemkab Jember, Jupriono, ST., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita dalam rangka Gerakan Indonesia Asri, yang hari ini secara serentak dan juga beberapa kali kita lakukan penertiban gerakan kebersihan terhadap pelayanan kepada masyarakat. Hari ini kita secara serentak mulai dari tutup lubang jalan, kebersihan, ketertiban, kelancaran lalu lintas, dan semuanya. Insya Allah akan kita lakukan secara bersama-sama dan memberikan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan mulai Selasa, 10 Maret 2026 hingga Kamis, 19 Maret 2026, khususnya untuk program Gerakan Tutup Lubang Jalan. Penjadwalan ini dilakukan agar pekerjaan dapat selesai sebelum meningkatnya arus kendaraan menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Karena pada tanggal 20 sudah mendekati Lebaran, kami khawatir jika pekerjaan masih berlangsung dapat mengganggu arus mudik maupun arus Lebaran,” tambahnya.
Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan Tutup Lubang Jalan dilakukan di sekitar 10 titik lokasi di wilayah Kabupaten Jember. Beberapa di antaranya berada di kawasan Jalan Tawangmangu, Kecamatan Ajung, Kecamatan Kalisat, serta sejumlah lokasi lainnya.
Selain perbaikan jalan, pemerintah daerah juga melakukan penertiban serta menjaga keindahan dan kebersihan di sejumlah ruang publik. Kegiatan tersebut diawali dari kawasan Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah Mada, dan akan dilanjutkan ke titik-titik lain di wilayah kota.
Terkait penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar, Jupriono menegaskan bahwa pemerintah akan mengedepankan pendekatan persuasif kepada para pedagang.
“Kami akan melakukan langkah-langkah persuasif. Harapannya itu sudah cukup, karena masyarakat Jember kami yakin sangat tertib dan kooperatif,” jelasnya.
Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, pemerintah berharap tercipta lingkungan yang lebih bersih, tertib, serta infrastruktur jalan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas warga saat mendekati Hari Raya Idulfitri. (and)