Bakesbangpol Jember Kembali Pantau Home Care di Sumberjambe, Enam Kelompok Rentan Jadi Perhatian
- 09 Oktober 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
Bakesbangpol Jember Kembali Pantau Home Care di Sumberjambe, Enam Kelompok Rentan Jadi Perhatian
JEMBER, 9 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui program Home Care. Kali ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember bersama pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan Puskesmas Sumberjambe kembali melakukan monitoring untuk memastikan pelayanan kesehatan menjangkau warga yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan.
Kegiatan monitoring dipimpin Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Jember, Siswanto, S.Si.T., M.T., didampingi Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, Teguh Kurniawan, S.Sos., serta dua orang staf Bakesbangpol. Turut hadir Camat Sumberjambe Umar Faruq, S.P., dokter Puskesmas Sumberjambe dr. Hendar Ardiansyah, beserta tim kesehatan Home Care Kecamatan Sumberjambe.
Dalam kegiatan tersebut, tim mengunjungi enam warga di wilayah Desa Cumedak dengan kategori penerima manfaat yang beragam. Mereka meliputi tokoh agama (TOGA), penyandang disabilitas, lanjut usia dengan kepala keluarga tunggal, balita bawah dua tahun (baduta) dengan kondisi stunting, ibu hamil risiko tinggi (risti), serta warga dengan penyakit kronis.
Enam penerima manfaat tersebut adalah H. Syafi’i dari PP Darul Muta’allimin, Krajan; M. Riski, warga Sumber Balin; Bunati, warga Sumber Balin; Rafandra, warga Sumber Balin Timur; Holifatul Hasanah, warga Sumber Balin; serta Siti Khotijah, warga Sumber Balin. Kunjungan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemantauan pelaksanaan program sekaligus memastikan kelompok masyarakat yang membutuhkan memperoleh perhatian dan akses pelayanan kesehatan.
Program Home Care merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui program ini, tenaga kesehatan mendatangi langsung rumah warga yang membutuhkan, terutama mereka yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.
“Program Home Care ini merupakan upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan mendatangi langsung rumah warga yang membutuhkan. Dengan demikian, masyarakat yang memiliki keterbatasan karena kondisi kesehatan, usia, maupun keadaan lainnya tetap mendapat perhatian dan pendampingan,” ujar Siswanto.
Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan fasilitas pelayanan, tetapi juga dengan memastikan layanan tersebut dapat dijangkau oleh warga yang membutuhkan. Karena itu, sinergi antara Bakesbangpol, pemerintah kecamatan, dan tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program Home Care.
Pendekatan pelayanan langsung ke rumah juga menegaskan bahwa kesehatan masyarakat merupakan prioritas yang harus dijangkau tanpa terhalang jarak maupun keterbatasan fisik. Terutama bagi kelompok rentan, pendampingan dan pemantauan menjadi bagian penting untuk membantu mereka memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan.
Melalui monitoring secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Jember berupaya memastikan program Home Care berjalan dan menjangkau sasaran yang tepat. Kolaborasi lintas sektor ini sekaligus memperkuat komitmen pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ketika warga tidak dapat datang ke layanan kesehatan, layananlah yang hadir ke rumah mereka. Semangat inilah yang menjadi landasan Home Care dalam mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih dekat, mudah diakses, dan merata bagi masyarakat Kabupaten Jember.(but)