logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Banjir Sungai Bedadung Sebabkan Rumah Retak di Gumelar Balung, Asesmen dan Bantuan Logistik Diberikan

  • 18 Februari 2026
  • Dibaca 361 Kali
Bagikan Via:
banjir-sungai-bedadung-sebabkan-rumah-retak-di-gumelar-balung-asesmen-dan-bantuan-logistik-diberikan-20260218

Banjir Sungai Bedadung Sebabkan Rumah Retak di Gumelar Balung, Asesmen dan Bantuan Logistik Diberikan

Bencana banjir kembali berdampak pada permukiman warga di Kecamatan Balung, Kabupaten Jember. Kejadian tersebut terjadi di RT/RW 002/005 Dusun Krajan Tengah, Desa Gumelar, dan dilaporkan pada Selasa, 17 Februari 2026. Menindaklanjuti laporan masyarakat, kegiatan asesmen dan distribusi bantuan logistik pascabencana dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB. Laporan resmi disampaikan kepada Bapak Bupati Jember dengan tembusan kepada sejumlah instansi terkait, termasuk BNPB dan BPBD Provinsi Jawa Timur, sebagai bentuk koordinasi penanganan bencana.

Dampak banjir di lokasi tersebut mengakibatkan kerusakan pada sebuah rumah milik P. Afif dan Intan Kumala. Berdasarkan hasil asesmen, rumah mengalami keretakan pada bagian belakang dengan ukuran total kurang lebih 2 x 6 meter. Selain itu, dinding rumah juga dilaporkan ambrol dengan panjang sekitar 2 meter dan tinggi sekitar 3 meter. Meski kerusakan cukup signifikan, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dan seluruh penghuni rumah dinyatakan selamat.

Kronologis kejadian bermula dari hujan lebat yang mengguyur wilayah Jember pada Kamis, 13 Februari 2026, sejak pukul 12.00 WIB hingga 23.00 WIB. Curah hujan tinggi tersebut menyebabkan peningkatan debit air di Sungai Bedadung. Pada Sabtu, 14 Februari 2026, luapan air sungai memasuki area permukiman warga di Desa Gumelar. Aliran air yang cukup deras menyebabkan dinding rumah ambrol dan bagian belakang bangunan mengalami keretakan. Informasi kejadian ini diterima melalui layanan Wadul Guse dengan pelapor Intan Kumala, yang kemudian segera ditindaklanjuti.

Sebagai upaya penanganan awal, dilakukan asesmen langsung ke lokasi untuk memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan warga terdampak. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Selain itu, bantuan logistik disalurkan berupa paket sembako dari provinsi dan paket kebersihan guna meringankan beban keluarga terdampak. Kegiatan dokumentasi turut dilakukan sebagai bagian dari laporan resmi, sebelum tim kembali ke mako pada pukul 16.00 WIB.

Kondisi terkini menunjukkan bahwa dinding rumah yang roboh telah dibenahi secara mandiri oleh pemilik rumah. Namun demikian, potensi longsor atau kerusakan lanjutan masih perlu diwaspadai, mengingat lokasi rumah berada di kawasan yang terdampak luapan sungai. Oleh karena itu, direkomendasikan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan serta kehati-hatian terhadap kemungkinan bencana susulan. Laporan kejadian juga diteruskan ke dinas terkait untuk penanganan pascabencana yang lebih menyeluruh. Unsur yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi BPBD Kabupaten Jember, staf Desa Gumelar, serta warga setempat.

Galeri Foto