Peningkatan Kualitas Keluarga Jadi Kunci Cegah Perkawinan Anak di Kebonsari
- 18 Juni 2026
- Dibaca 77 Kali
Bagikan Via:
Peningkatan Kualitas Keluarga Jadi Kunci Cegah Perkawinan Anak di Kebonsari
JEMBER, 18 JUNI 2026 – Upaya pencegahan perkawinan anak terus diperkuat di tingkat masyarakat. Melalui kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kualitas Keluarga dalam Upaya Pencegahan Perkawinan Anak, Tim Penggerak PKK Kelurahan Kebonsari mengajak para kader dan pengurus PKK untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak dan remaja. Kegiatan tersebut digelar di Pendapa Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Kamis 18 Juni 2026.
Sosialisasi ini menghadirkan Ketua Pokja I TP PKK Kelurahan Kebonsari, Suhartatik, sebagai narasumber. Peserta kegiatan terdiri dari ibu-ibu TP PKK Kelurahan Kebonsari serta para Ketua PKK dari empat lingkungan di wilayah Kebonsari, yakni Lingkungan Krajan, Sumberdandang, Sadengan, dan Sumberpakem.
Dalam pemaparannya, Suhartatik menjelaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter serta masa depan anak. Karena itu, orang tua perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai pengasuhan, pendidikan, kesehatan reproduksi, hingga pendampingan psikologis kepada anak agar terhindar dari risiko perkawinan usia dini.
Menurutnya, perkawinan anak masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama karena dapat berdampak pada berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan ibu dan anak, pendidikan, hingga kondisi sosial ekonomi keluarga. Ia menegaskan bahwa anak-anak harus diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan dan mempersiapkan masa depan sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan materi mengenai pentingnya membangun keluarga yang sehat, terencana, dan mandiri. Peserta diajak memahami bahwa pernikahan idealnya dilakukan ketika seseorang telah matang secara fisik, mental, sosial, dan ekonomi sehingga mampu menjalankan kehidupan rumah tangga dengan baik.
Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi keluarga dalam mendampingi anak-anak dan remaja di lingkungan masing-masing.
Ketua TP PKK Kelurahan Kebonsari, Arfiyanti Fadilah, mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen TP PKK dalam mendukung terwujudnya keluarga yang berkualitas dan ramah anak. Menurutnya, pencegahan perkawinan anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga.
“Melalui kegiatan ini kami berharap para kader PKK dapat menjadi perpanjangan tangan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Keluarga yang kuat dan berkualitas akan menjadi benteng utama dalam mencegah perkawinan anak sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Arfiyanti.
Dengan adanya sosialisasi ini, TP PKK Kelurahan Kebonsari berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan perkawinan anak semakin meningkat, sehingga tercipta generasi yang lebih siap menghadapi masa depan dan mampu mewujudkan keluarga yang sejahtera. (aji)