Bawa Aksi Lingkungan Kreatif, Program "Paceklik" Mahasiswa Unej di Bintoro Banjir Pujian Warga
- 14 Juni 2026
- Dibaca 42 Kali
Bagikan Via:
Bawa Aksi Lingkungan Kreatif, Program "Paceklik" Mahasiswa Unej di Bintoro Banjir Pujian Warga
JEMBER, 14 JUNI 2026 - Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Praktik Cerdik Lingkungan Kampus (Paceklik) yang diinisiasi mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial Universitas Jember (Unej) di Lingkungan Mojan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026, tersebut memadukan aksi gotong royong, edukasi pemanfaatan limbah plastik, hingga penyediaan fasilitas kebersihan musala.
Rangkaian kegiatan Paceklik dinilai memberikan energi positif baru bagi warga dalam mengelola lingkungan secara lebih kreatif dan berkelanjutan. Respons positif pun datang dari berbagai lapisan masyarakat yang terlibat sepanjang kegiatan berlangsung.
Salah seorang warga Mojan, Miyani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan mahasiswa Unej terhadap kondisi sosial dan lingkungan di wilayahnya.
"Kami sebagai warga Lingkungan Mojan merasa sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa Kesejahteraan Sosial Unej. Kehadiran mereka tidak hanya membawa keceriaan, tetapi juga program yang benar-benar bermanfaat dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Menurut Miyani, edukasi pengelolaan limbah yang menjadi salah satu agenda Paceklik memberikan inspirasi baru bagi warga, khususnya kaum ibu. Selama ini, sampah plastik seperti galon bekas sering kali hanya menumpuk tanpa dimanfaatkan secara optimal. Melalui pendampingan mahasiswa, warga kini memahami cara mengolah limbah tersebut menjadi pot tanaman yang fungsional dan bernilai estetis.
"Edukasi pemanfaatan galon bekas sebagai pot tanaman sangat bermanfaat bagi kami. Selain mudah dipraktikkan dan hemat biaya, pekarangan rumah warga kini terlihat lebih asri, hijau, dan rapi. Ide kreatif ini membuka wawasan kami untuk lebih peduli dalam mengelola sampah rumah tangga," tambahnya.
Selain edukasi pengelolaan limbah, warga juga mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang membuat tempat sampah berbahan jaring dan menempatkannya di area musala. Menurut warga, fasilitas tersebut sangat membantu jamaah dan pengurus musala dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat ibadah.
Keberhasilan program ini sejalan dengan pandangan Pemerintah Kelurahan Bintoro. Lurah Bintoro, Pairi, S.T., M.Si., menilai kehadiran Paceklik memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
"Respons positif dari warga menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa melalui program Paceklik membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kami berharap edukasi dan kesadaran lingkungan yang telah ditanamkan dapat terus dijaga dan dikembangkan oleh warga Lingkungan Mojan sehingga dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain di Kelurahan Bintoro," ujarnya.
Di akhir kegiatan, Miyani menegaskan bahwa dampak program Paceklik tidak hanya terlihat pada aspek kebersihan lingkungan, tetapi juga berhasil memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebersamaan warga. Ia berharap hubungan baik antara masyarakat Kelurahan Bintoro dan sivitas akademika Universitas Jember dapat terus terjalin guna mendukung keberlanjutan berbagai program pemberdayaan masyarakat di masa mendatang. (fzr)