BPBD Jember Gelar Program SPAB di PAUD Al-Furqan, Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
- 16 April 2026
- Dibaca 176 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Gelar Program SPAB di PAUD Al-Furqan, Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
JEMBER, 16 APRIL 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menggelar kegiatan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di PAUD Terpadu Al-Furqan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, selama tiga hari mulai Senin 13 April 2026 hingga Rabu 15 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana.
Program tersebut dilaksanakan berdasarkan surat permohonan dari pihak sekolah dengan Nomor 091/PAUD TERPADU/II/2026 terkait edukasi dan sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana. Kegiatan diikuti oleh tenaga pendidik, siswa, serta Tim Siaga Bencana Sekolah yang telah dibentuk sebelumnya.
Staf Penata Penanggulangan Bencana Ahli Pertama BPBD Jember, Mochamad Miftachul Munir, S.T., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menanamkan budaya sadar bencana sejak usia dini di lingkungan pendidikan.
“Kegiatan SPAB ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan seluruh warga sekolah terhadap risiko bencana, sekaligus melatih kemampuan mereka dalam melakukan evakuasi mandiri dan penanganan darurat,” ujar Munir.
Rangkaian kegiatan dimulai pada hari pertama dengan sosialisasi materi kebencanaan kepada guru dan siswa. Pada hari kedua, peserta mengikuti gladi ruang dan gladi posko sebagai bentuk simulasi awal penanganan bencana. Sementara itu, pada hari ketiga dilaksanakan gladi bersih dan simulasi evakuasi yang melibatkan seluruh unsur di sekolah.
Melalui kegiatan ini, BPBD Jember mencatat sejumlah capaian penting, antara lain meningkatnya kesadaran dan kesiapsiagaan Tim Siaga Bencana Sekolah terhadap potensi risiko di lingkungan pendidikan. Selain itu, para guru juga mendapatkan tambahan keterampilan dalam penanganan korban gawat darurat.
Tidak hanya itu, siswa dan tenaga pendidik juga dibekali pemahaman mengenai prosedur evakuasi mandiri saat terjadi bencana. Tim Siaga Bencana Sekolah juga dilatih untuk mampu melakukan penanganan darurat secara cepat dan tepat, serta meningkatkan kapasitas dalam upaya pengurangan risiko bencana.
“Kami berharap melalui program ini, sekolah dapat menjadi lingkungan yang aman dan tangguh terhadap bencana, serta mampu melindungi seluruh warga sekolah,” kata Munir.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya BPBD Kabupaten Jember, PAUD Terpadu Al-Furqan, Sekretariat Bersama SPAB, Puskesmas Jember Kidul, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kaliwates, serta Satpol PP setempat.
BPBD Jember menegaskan bahwa program SPAB akan terus digencarkan ke berbagai satuan pendidikan lainnya sebagai bagian dari strategi pengurangan risiko bencana di Kabupaten Jember. Upaya ini dinilai penting mengingat wilayah Jember memiliki potensi kerawanan terhadap berbagai jenis bencana alam.
Dengan adanya edukasi sejak dini, diharapkan generasi muda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi situasi darurat, sehingga dapat meminimalkan dampak yang ditimbulkan saat bencana terjadi. (tgh)