Belajar di Kantor Bupati Jember, 65 Siswa TK Nurus Sa’adah 03 Antusias Ikuti Study Edukasi
- 29 Oktober 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Belajar di Kantor Bupati Jember, 65 Siswa TK Nurus Sa’adah 03 Antusias Ikuti Study Edukasi
JEMBER, 29 OKTOBER 2026 – Pembelajaran anak usia dini tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Mengenalkan anak pada lingkungan sekitar melalui pengalaman langsung menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus memperluas wawasan mereka. Hal inilah yang mewarnai kegiatan study edukasi TK Nurus Sa’adah 03 ke Kantor Pemerintahan Kabupaten Jember, Kamis 29 Oktober 2026.
Sebanyak 65 anak didik bersama 10 guru mengikuti kegiatan yang berlangsung pukul 12.00 hingga 14.00 WIB. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal lingkungan pemerintahan, termasuk tempat kerja Bupati Jember, melalui pengalaman belajar di luar sekolah.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan suasana pembelajaran yang berbeda bagi anak-anak. Jika selama ini mereka mengenal berbagai profesi melalui cerita dan penjelasan guru di kelas, kunjungan langsung memungkinkan mereka melihat lingkungan kerja pemerintahan secara lebih nyata.
Salah satu peserta, Arshaka, siswa kelas B TK Nurus Sa’adah 03, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia juga merasa mendapatkan pengalaman baru karena bisa mengetahui tempat kerja Bupati Jember.
“Seru, dan kakaknya baik. Bisa tahu tempat kerjanya Pak Bupati,” ujar Arshaka saat menceritakan pengalamannya.
Ungkapan sederhana tersebut menggambarkan antusiasme anak-anak dalam mengikuti pembelajaran di luar kelas. Bagi mereka, kunjungan edukatif bukan sekadar perjalanan ke tempat baru, tetapi juga kesempatan untuk melihat, mengenal, dan mengalami sesuatu yang sebelumnya mungkin hanya diketahui dari cerita.
Kepala TK Nurus Sa’adah 03, Faisatul Ismah, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan study edukasi tersebut merupakan salah satu upaya sekolah untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta didik.
“Melalui kegiatan study edukasi ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak. Mereka bisa melihat dan mengenal lingkungan baru secara langsung, sehingga pengetahuan yang diperoleh tidak hanya dari pembelajaran di kelas. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, menambah wawasan, serta meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, pembelajaran di luar kelas dapat menjadi sarana untuk mendukung perkembangan anak, terutama dalam mengenal lingkungan sosial dan membangun keberanian untuk berinteraksi. Dengan pendampingan guru, berbagai pengalaman yang diperoleh selama kunjungan dapat dijadikan bahan pembelajaran lanjutan ketika anak-anak kembali ke sekolah.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., menekankan pentingnya menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak usia dini.
“Pembelajaran anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal lingkungan dan mengembangkan kemampuan sosialnya. Kegiatan study edukasi menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang dapat memperluas wawasan dan menumbuhkan rasa ingin tahu anak. Tentunya, kegiatan tersebut harus dilaksanakan dengan memperhatikan keamanan, kenyamanan, serta pendampingan yang baik,” ungkapnya.
Kegiatan seperti ini juga memberikan kesempatan bagi guru untuk menghubungkan pengalaman nyata dengan materi pembelajaran. Setelah kunjungan, anak-anak dapat diajak menceritakan kembali hal-hal yang mereka lihat, menggambar pengalaman yang paling berkesan, atau berdiskusi sederhana mengenai tugas orang-orang yang bekerja di lingkungan pemerintahan.
Dengan cara tersebut, pengalaman belajar tidak berhenti ketika kunjungan berakhir. Anak-anak justru memiliki kesempatan untuk mengingat, mengolah, dan menyampaikan kembali pengetahuan yang diperoleh sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Melalui kegiatan study edukasi ini, TK Nurus Sa’adah 03 berupaya menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan menyenangkan. Pengalaman Arshaka dan teman-temannya menjadi gambaran bahwa pengenalan lingkungan secara langsung dapat meninggalkan kesan positif bagi anak-anak.
Harapannya, kegiatan edukatif serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran anak usia dini. Dengan demikian, proses pendidikan tidak hanya membantu anak mengenal pengetahuan dasar, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, dan keinginan untuk terus belajar. (hz)