logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Camat Ledokombo Ajak Masyarakat Perkuat Toleransi di Hari Raya Nyepi 1948 Saka

  • 19 Maret 2026
  • Dibaca 296 Kali
Bagikan Via:
camat-ledokombo-ajak-masyarakat-perkuat-toleransi-di-hari-raya-nyepi-1948-saka-20260320

Camat Ledokombo Ajak Masyarakat Perkuat Toleransi di Hari Raya Nyepi 1948 Saka

JEMBER, 19 MARET 2026 - Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada hari ini, Kamis 19 Maret 2026, Pemerintah Kecamatan Ledokombo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu yang menjalankan ibadah.

Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Camat Ledokombo sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman sekaligus wujud komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayahnya.

Dalam keterangannya, Camat Ledokombo menyampaikan bahwa Hari Raya Nyepi bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum penting untuk introspeksi diri, memperbaiki hubungan antarsesama, serta menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

“Hari Nyepi mengajarkan kita tentang arti penting keheningan, pengendalian diri, serta refleksi mendalam terhadap kehidupan. Kami, atas nama Pemerintah Kecamatan Ledokombo, mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Semoga kedamaian, ketenangan, dan kebijaksanaan senantiasa menyertai kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Ledokombo untuk menjadikan peringatan Nyepi sebagai sarana mempererat persatuan. Menurutnya, keberagaman di Kabupaten Jember, khususnya di Kecamatan Ledokombo, merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama.

Perayaan Nyepi yang identik dengan Catur Brata Penyepian. Yakni amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk sejenak mengambil waktu hening di tengah dinamika kehidupan yang serba cepat.

Di tengah suasana yang penuh ketenangan ini, Pemerintah Kecamatan Ledokombo memastikan pelayanan publik tetap berjalan secara terbatas dengan menyesuaikan kondisi dan tetap menghormati umat Hindu yang sedang beribadah.

Upaya ini merupakan bagian dari langkah pemerintah setempat dalam menciptakan suasana wilayah yang aman, damai, dan kondusif. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan Ledokombo terus menjadi wilayah yang harmonis dan penuh rasa saling menghargai.

Menutup pernyataannya, Camat Ledokombo berharap nilai-nilai Nyepi dapat membawa energi positif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga melalui perayaan Nyepi ini, kita semua dapat menjadi pribadi yang lebih bijak, lebih peduli, dan semakin memperkuat persatuan dalam keberagaman,” pungkasnya. (yus)

Galeri Foto