Berjibaku Cari Sumbatan, Pegawai Kelurahan Slawu dan Hippam Tirta Mandiri Pulihkan Aliran Air Warga
- 15 Oktober 2026
- Dibaca 48 Kali
Bagikan Via:
Berjibaku Cari Sumbatan, Pegawai Kelurahan Slawu dan Hippam Tirta Mandiri Pulihkan Aliran Air Warga
JEMBER, 15 OKTOBER 2026 - Air yang mengalir lancar kerap dianggap hal biasa. Namun, ketika alirannya tersendat, aktivitas sehari-hari warga ikut terganggu. Mulai dari memasak, mencuci, hingga memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya, semuanya bergantung pada ketersediaan air.
Kondisi itulah yang menjadi perhatian di Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Saluran air yang bersumber dari kawasan pegunungan dan selama ini dimanfaatkan warga mengalami penyumbatan. Dampaknya dirasakan masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah RW 5, RW 6, dan RW 8.
Tak ingin persoalan tersebut berlarut-larut, pegawai Kelurahan Slawu bersama kelompok Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (Hippam) Tirta Mandiri turun langsung ke lapangan. Mereka bergotong royong menelusuri jalur pipa demi menemukan titik penyumbatan yang selama ini menghambat aliran air.
Pekerjaan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Titik sumbatan belum diketahui secara pasti. Satu per satu bagian saluran diperiksa. Mereka harus berjibaku menelusuri jalur air, mencari sumber persoalan yang membuat aliran tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Dengan mengandalkan ketelitian dan kerja sama, proses pencarian terus dilakukan. Waktu dan tenaga dikerahkan untuk memastikan sumber gangguan benar-benar ditemukan. Bagi mereka, yang terpenting bukan sekadar memperbaiki saluran, melainkan mengembalikan kelancaran air yang dibutuhkan masyarakat.
Upaya itu akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui penelusuran, titik penyumbatan berhasil ditemukan. Sumbatan yang selama ini menghambat aliran dapat ditangani sehingga air kembali mengalir lancar.
Kelancaran aliran tersebut menjadi kabar baik bagi warga yang mengandalkan sumber air pegunungan itu untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab, air bukan hanya soal mengalirnya cairan melalui pipa, melainkan juga menyangkut keberlangsungan aktivitas rumah tangga dan kenyamanan masyarakat.
Di balik pekerjaan yang tampak sederhana itu, tersimpan semangat kebersamaan. Pegawai kelurahan dan anggota Hippam Tirta Mandiri menunjukkan bahwa persoalan di lingkungan masyarakat dapat ditangani melalui komunikasi, kepedulian, dan kerja bersama.
Sekretaris Kelurahan Slawu, Hermanto, mengatakan, perbaikan saluran air tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terlayani.
"Komunikasi dan kerja sama dengan kelompok Hippam menjadi hal penting agar persoalan yang berkaitan dengan distribusi air dapat segera ditangani," ujarnya, Kamis 15 Oktober 2026.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan kelompok pengelola air menjadi salah satu langkah penting dalam merespons persoalan yang langsung dirasakan masyarakat. Melalui keterlibatan bersama, kendala di lapangan dapat ditelusuri dan dicarikan solusi.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum Kelurahan Slawu, Oni Setiawan, S.H., menilai kegiatan gotong royong tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas lingkungan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Penanganan saluran yang tersumbat diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran distribusi air bagi warga yang selama ini bergantung pada sumber air pegunungan tersebut," katanya.
Oni menambahkan, keberhasilan menemukan dan menangani penyumbatan bukan berarti pemeliharaan saluran bisa diabaikan. Pemeriksaan secara berkala tetap diperlukan untuk mengetahui lebih awal jika terdapat gangguan pada pipa maupun jalur distribusi air.
"Kami berharap semangat kebersamaan itu tidak berhenti setelah saluran kembali berfungsi. Kepedulian terhadap fasilitas yang digunakan bersama perlu terus dipelihara agar persoalan serupa dapat segera diketahui dan ditangani," tandasnya.
Bagi masyarakat di RW 5, RW 6, dan RW 8, kelancaran aliran air memiliki arti penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari. Karena itu, menjaga saluran agar tetap berfungsi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan perhatian bersama. (yud)