Beroperasi Setengah Hari, Kontribusi Pasar Gebang Jaga Nadi Ekonomi Warga Pinggiran Kota
- 28 Maret 2026
- Dibaca 290 Kali
Bagikan Via:
Beroperasi Setengah Hari, Kontribusi Pasar Gebang Jaga Nadi Ekonomi Warga Pinggiran Kota
JEMBER, 28 MARET 2026 - Di tengah gempuran ritel modern, pasar tradisional tetap menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan. Salah satunya adalah Pasar Gebang yang terletak di pinggiran Kota Jember. Tak sekadar tempat transaksi, pasar ini merupakan ruang sosial yang merekatkan hubungan antarwarga melalui aktivitas ekonomi yang dimulai sejak fajar menyingsing.
Berbeda dengan pasar di pusat kota yang cenderung beroperasi sepanjang hari, Pasar Gebang memiliki karakteristik unik dengan jam operasional yang relatif singkat. Sejak pukul 04.30 WIB, aktivitas jual beli telah mencapai puncaknya dan perlahan mereda hingga tutup pada pukul 11.00 WIB.
"Masyarakat di sini terbiasa berbelanja pagi hari untuk mendapatkan kualitas barang terbaik. Jadi, pukul 11.00 WIB sudah mulai sepi dan kami bisa tutup lebih awal," ujar Saudia, salah satu pedagang sembako di Pasar Gebang.
Senada dengan hal tersebut, Mantri Pasar Gebang, Abdurrahman, menjelaskan bahwa pola operasional ini menyesuaikan dengan ritme hidup masyarakat perdesaan yang efisien.
"Sebagai pasar desa, durasi operasional dari pukul 04.30 hingga 11.00 WIB sudah sangat ideal karena akses kebutuhan masyarakat terpenuhi di jam-jam tersebut," ungkapnya.
Sebagai pasar strategis di pinggiran kota, keberadaan Pasar Gebang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Jember. Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Diskopumdag) berkomitmen memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok tetap stabil guna menjaga daya beli masyarakat.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melakukan pengiriman rutin pasokan beras melalui kolaborasi dengan Bulog Jember. Upaya ini dilakukan secara konsisten untuk menjamin stabilitas harga dan ketahanan pangan di wilayah Jember dan sekitarnya.
Melalui sinergi antara tradisi masyarakat dan dukungan kebijakan pemerintah, Pasar Gebang diharapkan tetap menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh dalam menghadapi tantangan modernisasi. (hna)