logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Bimbingan Perkawinan di Sumberjambe Tekankan Pentingnya Menyiapkan Keluarga Sejak Dini

  • 18 September 2026
  • Dibaca 72 Kali
Bagikan Via:
bimbingan-perkawinan-di-sumberjambe-tekankan-pentingnya-menyiapkan-keluarga-sejak-dini-20260918

Bimbingan Perkawinan di Sumberjambe Tekankan Pentingnya Menyiapkan Keluarga Sejak Dini

JEMBER, 18 SEPTEMBER 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumberjambe menggelar Bimbingan Perkawinan Klasikal bertajuk “Menuju Keluarga Sakinah, Mawaddah wa Rahmah” di Pendopo Kecamatan Sumberjambe, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti para pemuda dan calon pengantin sebagai upaya memberikan bekal pengetahuan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

Bimbingan perkawinan menjadi ruang edukasi bagi peserta untuk memahami berbagai aspek yang perlu dipersiapkan sebelum membangun keluarga. Selain kesiapan dalam menjalani kehidupan rumah tangga, peserta mendapatkan pemahaman mengenai komunikasi dalam keluarga, tanggung jawab pasangan, kesehatan, serta pentingnya perencanaan kehidupan keluarga.

Camat Sumberjambe Umar Faroek, S.P., hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Faroek menekankan pentingnya kesiapan bagi generasi muda sebelum mengambil keputusan untuk menikah, terutama kesiapan mental, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

“Pernikahan bukan sekadar keputusan untuk hidup bersama. Ada tanggung jawab besar yang harus dijalankan setelah seseorang menikah. Karena itu, anak-anak muda harus benar-benar mempersiapkan diri. Jangan sampai pernikahan dilakukan ketika secara mental, kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi belum siap,” ujar Faroek.

Menurutnya, pernikahan pada usia yang terlalu muda dapat menimbulkan berbagai persoalan apabila pasangan belum memiliki kesiapan yang cukup. Karena itu, upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan keluarga, pemerintah, KUA, tenaga kesehatan, serta lingkungan masyarakat.

“Pencegahan pernikahan dini membutuhkan peran bersama. Orang tua harus memberikan pendampingan, pemerintah dan KUA memberikan edukasi, sementara anak-anak muda juga harus memiliki pemahaman dan keberanian untuk merencanakan masa depannya. Jangan terburu-buru mengambil keputusan menikah sebelum benar-benar siap,” lanjut Faroek.

Dalam kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Sumberjambe menghadirkan penyuluh bernama Fadli sebagai pemateri. Ia memberikan materi mengenai persiapan kehidupan perkawinan dan berbagai hal yang perlu dipahami oleh calon pengantin maupun pemuda sebelum membangun keluarga.

Materi bimbingan diarahkan untuk memberikan pemahaman bahwa kehidupan rumah tangga membutuhkan komunikasi, tanggung jawab, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara bersama. Pasangan juga perlu memiliki kesepahaman mengenai tujuan membangun keluarga agar kehidupan rumah tangga dapat berjalan secara harmonis.

Selain penyuluh KUA, kegiatan juga menghadirkan Yunus dari unsur Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Materi dari bidang keluarga berencana memberikan tambahan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan keluarga, serta persiapan menjadi orang tua.

Kehadiran unsur KUA dan PLKB dalam kegiatan tersebut memperkuat pembekalan bagi peserta. Pemuda dan calon pengantin tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai aspek keagamaan dan kehidupan perkawinan, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai perencanaan keluarga dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga.

Bagi para calon pengantin, bimbingan tersebut menjadi kesempatan untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki kehidupan pernikahan. Sementara bagi pemuda yang belum menikah, kegiatan menjadi ruang untuk memahami bahwa pernikahan membutuhkan persiapan dan tidak semata-mata didasarkan pada kesiapan untuk hidup bersama.

Faroek mengatakan, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kualitas generasi berikutnya. Karena itu, membangun keluarga yang baik harus diawali dengan kesiapan pasangan serta pemahaman mengenai tanggung jawab yang akan dijalankan setelah menikah.

“Kalau keluarga dibangun dengan kesiapan yang baik, tentu akan memberikan dampak positif bagi anak-anak dan lingkungan di sekitarnya. Kita ingin anak-anak muda Sumberjambe memiliki masa depan yang baik dan mampu membangun keluarga ketika sudah siap. Jangan hanya berpikir tentang pernikahan, tetapi pikirkan juga kehidupan setelah pernikahan,” katanya.

Pemerintah Kecamatan Sumberjambe juga mendorong agar kegiatan edukasi kepada generasi muda terus dilakukan. Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, KUA, PLKB, keluarga, dan masyarakat dinilai penting untuk memberikan pemahaman yang utuh mengenai persiapan perkawinan sekaligus mencegah berbagai persoalan sosial yang dapat muncul akibat kurangnya kesiapan.

Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan keluarga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penguatan keluarga menjadi salah satu aspek penting karena keluarga merupakan lingkungan pertama dalam pembentukan karakter dan tumbuh kembang generasi.

Melalui Bimbingan Perkawinan Klasikal Menuju Keluarga Sakinah, Mawaddah wa Rahmah, peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk mempersiapkan kehidupan keluarga secara matang.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara KUA Kecamatan Sumberjambe dan pemerintah kecamatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan pembekalan yang dilakukan sejak sebelum pernikahan, diharapkan calon pasangan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan bertanggung jawab.

Faroek berharap peserta dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan masing-masing, terutama kepada teman sebaya dan keluarga.

“Yang kita harapkan bukan hanya peserta yang hadir hari ini memahami materi, tetapi pengetahuan ini juga bisa dibagikan kepada lingkungan. Kalau semakin banyak anak muda memahami pentingnya kesiapan menikah, kita berharap mereka bisa mengambil keputusan dengan lebih bijak dan membangun keluarga pada waktu yang tepat,” pungkasnya.

(wd)

Galeri Foto