Bimtek Sekolah Integrasi dan Kependudukan Ditutup, Jember Perkuat Sinergi Lintas Sektor
- 27 Agustus 2026
- Dibaca 431 Kali
Bagikan Via:
Bimtek Sekolah Integrasi dan Kependudukan Ditutup, Jember Perkuat Sinergi Lintas Sektor
JEMBER, 27 AGUSTUS 2026 – Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Integrasi dan Kependudukan Kabupaten Jember resmi ditutup, Kamis, 27 Agustus 2026. Penutupan sekaligus penguatan tindak lanjut tersebut mempertemukan unsur pendidikan, kesehatan, kependudukan, dan pemerintahan untuk memastikan hasil bimtek diterapkan di lingkungan sekolah.
Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Arief Tyahyono, S.E., Kepala BKPSDM Kabupaten Jember, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Koordinator PLKB se-Kabupaten Jember, kepala sekolah SD dan SMP negeri se-Kabupaten Jember, serta Camat Sukorambi Musyaffa, S.HI., M.M.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Arief Tyahyono, S.E., menutup secara langsung rangkaian bimtek. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya tindak lanjut agar Sekolah Integrasi dan Kependudukan tidak berhenti sebagai program pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam kegiatan dan tata kelola pendidikan.
Camat Sukorambi Musyaffa, S.HI., M.M., menilai keterlibatan lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam menjalankan program tersebut. Menurutnya, integrasi pendidikan dan kependudukan membutuhkan koordinasi yang konsisten antara sekolah, pemerintah, serta instansi terkait.
"Yang paling penting adalah tindak lanjut setelah bimtek. Pengetahuan yang sudah diperoleh harus diterapkan di sekolah dan didukung koordinasi lintas sektor, sehingga program ini benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik," ujar Musyaffa.
Kehadiran Koordinator PLKB se-Kabupaten Jember bersama kepala sekolah SD dan SMP negeri menjadi bagian penting dalam memperkuat implementasi edukasi kependudukan di satuan pendidikan. Sekolah dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun pemahaman generasi muda terhadap isu kependudukan.
Penutupan bimtek juga menjadi momentum menyamakan langkah dalam pelaksanaan program. Masing-masing unsur diharapkan mengambil peran sesuai tugasnya dan membangun komunikasi berkelanjutan agar tindak lanjut dapat berjalan efektif.
Program tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., atau Gus Fawait, dalam memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membangun sumber daya manusia yang memiliki pemahaman terhadap persoalan kependudukan.
Dengan ditutupnya rangkaian bimtek, seluruh peserta diharapkan segera menerjemahkan hasil pembelajaran ke dalam langkah konkret di lingkungan masing-masing demi mendukung terciptanya Sekolah Integrasi dan Kependudukan yang berkelanjutan di Kabupaten Jember. (hus)