logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Bongkar Ratoon Jadi Nafas Baru Produktivitas Tebu Jember

  • 07 Juni 2026
  • Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
bongkar-ratoon-jadi-nafas-baru-produktivitas-tebu-jember-20260607

Bongkar Ratoon Jadi Nafas Baru Produktivitas Tebu Jember

JEMBER, 7 JUNI 2026 — Di tengah upaya memperkuat swasembada gula nasional, peningkatan produksi tebu tidak selalu harus dilakukan dengan membuka lahan baru. Di Kabupaten Jember, salah satu langkah yang ditempuh adalah memperbaiki produktivitas tanaman yang sudah ada melalui program bongkar ratoon, sebuah program yang mulai dirasakan manfaatnya oleh petani tebu di sejumlah wilayah.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan sektor pertanian yang dipaparkan dalam kegiatan Pro Guse Update sektor pertanian yang digelar di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember pada Sabtu, 6 Juni 2026. Melalui program ini, petani memperoleh dukungan berupa benih serta bantuan hari orang kerja (HOK) untuk mendukung proses peremajaan tanaman tebu.

Manfaat program bongkar ratoon disampaikan langsung oleh salah satu petani tebu asal Kecamatan Semboro. Dalam sesi testimoni, ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut mampu meringankan biaya produksi sekaligus mendukung peningkatan hasil panen di wilayahnya.

"Matur suwun sanget Gus karena program bongkar ratun bisa menambah produksi tebu di wilayah kami. Kami dari Desa Semboro Kecamatan Semboro Gus yang dekat dengan PG," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa bantuan benih dan HOK yang diterima membantu mengurangi beban biaya yang harus ditanggung petani, terutama untuk kebutuhan pengolahan lahan dan persiapan tanam.

Program bongkar ratoon sendiri menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap subsektor perkebunan yang selama ini menjadi bagian penting dari perekonomian masyarakat Jember. Selain dikenal sebagai daerah penghasil padi dan jagung, Jember juga memiliki areal tebu yang cukup luas dan menjadi penopang industri gula di wilayah tapal kuda.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya memperkuat dukungan kepada petani berbagai komoditas, termasuk tebu. Karena itu, program bongkar ratoon masuk dalam salah satu agenda penguatan sektor pertanian yang mendapatkan perhatian khusus.

"Ada juga bantuan bongkar ratun untuk 2.554 hektar. Ini juga untuk meningkatkan karena petani kita bukan cuman petani padi dan jagung, tetapi juga ada petani tebu," kata Fawait.

Berdasarkan data yang dipaparkan, program bongkar ratoon pada tahun 2026 menjangkau lahan seluas 2.554 hektare. Program tersebut dijalankan melalui sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Jember, serta Dinas TPHP Kabupaten Jember yang berperan dalam pendampingan dan pelaksanaan di lapangan.

Melalui program ini, pemerintah berharap produktivitas tebu dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung kebutuhan industri gula sekaligus memperkuat kesejahteraan petani. Bagi petani tebu, bongkar ratoon bukan sekadar bantuan, melainkan investasi untuk menjaga produktivitas lahan agar tetap menghasilkan secara optimal pada musim-musim berikutnya. (fan)

Galeri Foto