BPBD dan BAZNAS Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 77 KK di Sumberjeruk
- 10 Oktober 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
BPBD dan BAZNAS Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 77 KK di Sumberjeruk
JEMBER, 10 Oktober 2026 — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jember menyalurkan bantuan 5.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Sabtu, 10 Oktober 2026. Bantuan tersebut menyasar empat rukun tetangga (RT) di Dusun Kidul dan Dusun Karangpring dengan total sekitar 77 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan pasokan air bersih.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, Iwan Mujiartono, mengatakan distribusi air bersih ini merupakan upaya bersama BPBD dan BAZNAS Kabupaten Jember untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.
“Penyaluran dilakukan berdasarkan hasil asesmen di lapangan yang menunjukkan sejumlah warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan. BPBD bersama BAZNAS hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” ujar Iwan.
Di Dusun Kidul, bantuan menyasar sekitar 20 KK di RT 1 RW 8 dan 15 KK di RT 1 RW 6. Sementara di Dusun Karangpring, distribusi diperuntukkan bagi sekitar 22 KK di RT 2 RW 1 serta 20 KK di RT 3 RW 1.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB dan menyalurkan air bersih ke tandon yang tersedia serta kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan selesai pada pukul 01.45 WIB dan berlangsung aman, lancar, serta kondusif.
Iwan menjelaskan, distribusi tersebut merupakan penyaluran ke-35 untuk penanganan dampak kekeringan di wilayah Kabupaten Jember. Hingga 10 Oktober 2026, total bantuan air bersih yang telah disalurkan mencapai 175.000 liter.
Penanganan ini mengacu pada Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026. Kegiatan juga menindaklanjuti permohonan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberjeruk serta hasil asesmen TRC BPBD.
Untuk menjaga ketersediaan pasokan air bagi warga, distribusi direkomendasikan berlangsung setiap tiga hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter per penyaluran.
BPBD dan BAZNAS Kabupaten Jember terus berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak kekeringan melalui koordinasi bersama perangkat desa, RT/RW, dan warga. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama musim kemarau, terutama di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih.(tgh)