logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Tanggul

Plengsengan Ambrol di Tanggul, Camat Gerak Cepat Koordinasi dengan BPBD Jember

  • 08 April 2026
  • Dibaca 251 Kali
Bagikan Via:
plengsengan-ambrol-di-tanggul-camat-gerak-cepat-koordinasi-dengan-bpbd-jember-20260409

Plengsengan Ambrol di Tanggul, Camat Gerak Cepat Koordinasi dengan BPBD Jember

JEMBER, 08 APRIL 2026 - Intensitas hujan yang meningkat di wilayah Kabupaten Jember, tanah longsor terjadi di kawasan Pemukiman penduduk, tepatnya di Dusun Suko Timur, Desa Kramat Sukoharjo, Kecamatan Tanggul, pada Selasa 07 April 2026 dini hari.

Meski tidak memakan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada hunian warga dan memicu respon cepat dari jajaran Pemerintah Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember.

Camat Tanggul Fariqul Mashudi, S.Sos mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Jember.

"Sudah kami laporkan peristiwa ini, saya atas nama pribadi dan pemerintah turut prihatin, saya mengajak kepada seluruh warga Kecamatan Tanggul untuk selalu waspada karena cuaca akhir akhir ini sedang tidak bersahabat," ungkapnya.

​Hujan lebat yang mengguyur sejak Senin malam mencapai puncaknya pada pukul 02.00 WIB. Tanah yang jenuh akan air mengakibatkan plengsengan milik Basir (67), sepanjang 12 meter ambrol. Material tanah dan bebatuan tersebut meluncur menghantam tembok belakang rumah Bunali (73).

​Dampak hantaman tersebut merusak bagian vital rumah, termasuk ruang kamar, dapur, hingga mushola pribadi keluarga. Saat kejadian, Bapak Bunali yang tinggal bersama satu anggota keluarga lainnya beruntung dapat menyelamatkan diri sebelum kerusakan meluas. Total kerugian fisik mencakup area sepanjang 12 meter dengan lebar kerusakan sekitar 3 meter.

​Mendapat laporan pada pagi hari pukul 07.40 WIB, tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember segera bergerak. Di bawah komando Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, tim tiba di lokasi pada pukul 11.20 WIB setelah berkoordinasi dengan Muspika Kecamatan Tanggul.

​"Kami langsung melakukan kaji cepat (assessment) dan memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami," ungkap Edy Budi Susilo dalam laporan resminya kepada Bupati Jember.

​Sebagai bentuk kepedulian, BPBD Jember mendistribusikan paket bantuan darurat yang meliputi Paket sembako, makanan siap saji, dan tambahan gizi, Selimut, terpal serta paket alat masak. Adapun Paket kebersihan untuk membantu pemulihan pasca-bencana.

​Suasana di lokasi kejadian menunjukkan soliditas yang luar biasa. Personel dari Koramil, Polsek, Perangkat Desa, hingga relawan Sahabat Tagana bahu-meneruh bersama warga sekitar melakukan kerja bakti pembersihan material longsoran.

Untuk mencegah risiko longsor susulan mengingat cuaca yang masih tidak menentu, petugas telah memasang terpal pelindung di titik-titik rawan sebagai langkah mitigasi sementara.

​Pemerintah Kabupaten Jember tidak berhenti pada bantuan darurat. Melalui tim Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana), pemerintah telah menyiapkan bantuan material berupa 500 buah batu bata untuk memulai proses rehabilitasi bangunan milik Bunali.

"Kami menghimbau seluruh masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan lereng, untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Jika melihat tanda-tanda rekahan tanah, segera lapor kepada perangkat desa atau BPBD terdekat," tambah Edy.

Bencana ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bersama. Saat ini, kondisi di Desa Kramat Sukoharjo telah dinyatakan aman dan terkendali berkat sinergi yang apik antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. (psn)

Galeri Foto