logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Bekali 40 Siswa SLBN Branjangan Kesiapsiagaan Gempa Bumi

  • 10 Oktober 2026
  • Dibaca 106 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-bekali-40-siswa-slbn-branjangan-kesiapsiagaan-gempa-bumi-20261010

BPBD Jember Bekali 40 Siswa SLBN Branjangan Kesiapsiagaan Gempa Bumi

JEMBER, 10 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember membekali sekitar 40 siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Branjangan Jember dengan pengetahuan dasar manajemen bencana dan simulasi tanggap darurat gempa bumi, Jumat, 09 Oktober 2026.

Kegiatan yang digelar dalam rangka Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (Perjusami) tersebut bertujuan menanamkan kesadaran bencana sejak dini, sekaligus membantu siswa memahami langkah penyelamatan diri ketika terjadi situasi darurat.

Staf Fungsional Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jember, Mochamad Miftachul Munir, S.T., mengatakan, edukasi kebencanaan penting diberikan kepada seluruh peserta didik, termasuk siswa berkebutuhan khusus, agar mereka memiliki bekal menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar.

“Pengenalan kebencanaan sejak dini diharapkan dapat membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Siswa perlu memahami potensi ancaman, mengetahui cara menyelamatkan diri, dan mengenali langkah yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat,” ujar Munir.

Dalam kegiatan yang berlangsung di SLBN Branjangan Jember itu, materi disampaikan mulai pukul 13.30 WIB oleh Fikri Auzan, S.T., dari BPBD Kabupaten Jember.

Materi meliputi pengenalan dasar kebencanaan, potensi ancaman bencana di Kabupaten Jember, langkah penyelamatan diri saat gempa bumi, serta pentingnya menyiapkan tas siaga bencana. Peserta juga diajak memahami pentingnya membangun kebiasaan tanggap bencana di lingkungan sekolah.

Edukasi tidak berhenti pada penyampaian teori. Pada pukul 14.30 WIB, BPBD Jember melanjutkan kegiatan dengan simulasi sederhana tanggap darurat gempa bumi. Melalui praktik tersebut, siswa diperkenalkan pada tindakan yang perlu dilakukan ketika gempa terjadi.

Simulasi menjadi bagian penting untuk membantu peserta memahami materi secara langsung, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan ketika menghadapi keadaan darurat.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat Kepala SLBN Branjangan Jember Nomor 422/163/35.09.20524122/2026 tertanggal 15 September 2026 tentang permohonan pemateri kegiatan Perjusami.

Munir berharap, kegiatan edukasi dan simulasi kebencanaan dapat memperkuat kesiapsiagaan warga sekolah serta meningkatkan pemahaman siswa mengenai langkah penyelamatan diri.

Kegiatan yang diikuti BPBD Kabupaten Jember dan pihak SLBN Branjangan tersebut berakhir pukul 15.30 WIB. Melalui edukasi berkelanjutan, sekolah diharapkan semakin siap membangun lingkungan pendidikan yang aman dan tanggap terhadap bencana. (tgh)

Galeri Foto