logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Bekali Kader PKK Patrang Kesiapsiagaan Hadapi Bencana dari Rumah

  • 22 September 2026
  • Dibaca 175 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-bekali-kader-pkk-patrang-kesiapsiagaan-hadapi-bencana-dari-rumah-20260923

BPBD Jember Bekali Kader PKK Patrang Kesiapsiagaan Hadapi Bencana dari Rumah

JEMBER, 22 SEPTEMBER 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memberikan edukasi kesiapsiagaan dan mitigasi bencana kepada sekitar 50 anggota Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se-Kecamatan Patrang, Selasa, 22 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, tersebut menekankan pentingnya pengetahuan kebencanaan dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan rumah tangga.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jember Maryani, S.Kom., M.M., mengatakan keluarga memiliki peran penting dalam membangun kesiapsiagaan sebelum bencana terjadi.

“Penanggulangan bencana dan edukasinya harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga. Keluarga perlu mengetahui apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi,” kata Maryani.

Dalam kegiatan tersebut, tim BPBD Jember memberikan materi mengenai pengenalan berbagai jenis bencana sekaligus langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko dan menyelamatkan diri.

Materi juga mencakup pengenalan Tas Siaga Bencana yang berisi kebutuhan penting untuk menghadapi kondisi darurat. Peserta turut mendapatkan praktik perlindungan diri saat terjadi gempa bumi.

Selain itu, BPBD menjelaskan pentingnya mengetahui jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman. Pengetahuan tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak panik dan dapat melakukan evakuasi secara terarah ketika bencana terjadi.

Materi kebencanaan disampaikan oleh Fikri Auzan, S.T. bersama tim BPBD Jember. Para peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi mengenai tata laksana evakuasi mandiri, khususnya ketika bencana terjadi saat berada di rumah.

Sejumlah pertanyaan yang muncul antara lain mengenai hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum bencana, pembagian tugas antaranggota keluarga, hingga menentukan prioritas penyelamatan anggota keluarga saat kondisi darurat.

Maryani mengatakan, pemahaman mengenai kesiapsiagaan perlu terus diperkuat karena masyarakat merupakan pihak yang berada paling dekat dengan potensi bencana.

Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 14.15 WIB. Sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar. (tgh)

Galeri Foto