BPBD Jember Beri Pembekalan Dasar Kebencanaan kepada Peserta Katana Tegal Besar
- 29 Oktober 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Beri Pembekalan Dasar Kebencanaan kepada Peserta Katana Tegal Besar
JEMBER, 28 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memberikan pembekalan dasar kebencanaan dalam kegiatan penguatan Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) di Kelurahan Tegal Besar, Rabu 28 Oktober 2026. Materi tersebut disampaikan oleh Agus, staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, kepada unsur Muspika dan seluruh ketua RT/RW Kelurahan Tegal Besar.
Pembekalan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai jenis-jenis bencana, baik bencana alam maupun nonalam, sekaligus memberikan pengetahuan dasar tentang pentingnya mengenali karakteristik bencana sebelum menentukan langkah penanganan. Pemahaman tersebut menjadi bekal bagi calon pengurus Katana dalam menyusun program kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayahnya.
Dalam penyampaian materi, Agus menjelaskan bahwa setiap bencana memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami klasifikasi bencana agar upaya pencegahan, kesiapsiagaan, serta penanganannya dapat disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi.
Ia juga menekankan bahwa tidak semua bencana dapat dicegah sepenuhnya. Namun, melalui pemetaan potensi bahaya, pengenalan risiko, dan persiapan yang tepat, dampak bencana yang dapat diminimalkan bisa ditekan. Pengetahuan dasar ini diharapkan membantu peserta mengenali potensi ancaman di lingkungan masing-masing dan menentukan langkah awal yang diperlukan.
“Pemahaman dasar mengenai kebencanaan sangat penting sebelum kita melakukan penanganan di lapangan. Setiap bencana memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga perlu dikenali dan diklasifikasikan sesuai jenis serta risikonya. Ada potensi bencana yang bisa dikurangi melalui langkah pencegahan, sementara untuk bencana yang tidak dapat dicegah sepenuhnya, kita perlu memperkuat kesiapsiagaan agar dampaknya dapat diminimalkan,” jelas Agus.
Di sela-sela kegiatan, Haki selaku staf Pemerintahan Kelurahan Tegal Besar mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti materi dengan sungguh-sungguh. Ia juga mendorong peserta agar aktif bertanya apabila terdapat hal yang belum dipahami, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan saat menjalankan tugas di lingkungan masyarakat.
Menurut Haki, pembekalan tersebut penting karena tim Katana dalam waktu dekat akan mulai menyusun program dan mengidentifikasi lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami bencana. Langkah ini dinilai semakin mendesak mengingat wilayah Jember telah memasuki musim hujan, yang perlu diantisipasi melalui kesiapsiagaan bersama.
“Kami berharap seluruh peserta benar-benar memperhatikan materi yang disampaikan dan tidak ragu bertanya apabila ada hal yang belum dipahami. Dalam waktu dekat, tim Katana akan mulai menyusun program serta mengidentifikasi lokasi yang berpotensi terdampak bencana. Karena sudah memasuki musim hujan, kita perlu mempersiapkan langkah antisipasi sejak dini agar masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan yang terjadi,” ujar Haki.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kelurahan Tegal Besar memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui pembentukan dan pengembangan Katana. Dengan dukungan BPBD Kabupaten Jember serta keterlibatan unsur Muspika dan RT/RW, pengetahuan kebencanaan diharapkan dapat diteruskan kepada warga secara lebih luas.
Melalui pembekalan dasar tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami jenis dan karakteristik bencana, tetapi juga mampu berperan aktif dalam pemetaan risiko, penyusunan program mitigasi, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat. Dengan demikian, upaya penanggulangan bencana di Kelurahan Tegal Besar dapat berjalan lebih terarah dan melibatkan seluruh unsur masyarakat. (anr)