logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Dampingi Distribusi 5.000 Liter Air Bersih untuk 40 KK di Tegal Gede

  • 29 Oktober 2026
  • Dibaca 36 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-dampingi-distribusi-5000-liter-air-bersih-untuk-40-kk-di-tegal-gede-20261030

BPBD Jember Dampingi Distribusi 5.000 Liter Air Bersih untuk 40 KK di Tegal Gede

JEMBER, 29 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus mendampingi penanganan dampak kekeringan dengan memastikan distribusi air bersih menjangkau warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air.

Pada Kamis, 29 Oktober 2026, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember mendampingi Perumdam/PDAM dalam pendistribusian 5.000 liter air bersih ke RT 04 RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari.

Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Jember, Firman Arifianto, mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan bantuan air bersih dapat diterima dan dimanfaatkan warga terdampak.

“BPBD melakukan pendampingan bersama PDAM dalam distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter ke tandon yang telah disiapkan warga. Selain itu, kami juga melakukan koordinasi dan edukasi kebencanaan,” kata Firman, Kamis.

Distribusi tersebut merupakan penyaluran air bersih ke-33 dalam penanganan bencana kekeringan di Kabupaten Jember. Air sebanyak 5.000 liter ditampung pada tandon milik warga yang telah tersedia di lokasi.

Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di RT 04 RW 07 terdampak kekeringan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan air bersih warga meningkat, terutama untuk kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan hasil pemantauan BPBD, sejumlah sumur warga mulai mengalami kekeringan sejak Juli 2026. Kedalaman sumur warga sekitar 8 hingga 10 meter, sementara sumber mata air terdekat berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

Kondisi itu menyebabkan warga membutuhkan dukungan distribusi air bersih secara berkala. Untuk mendukung penyaluran, warga telah menyediakan satu unit tandon berkapasitas 5.000 liter milik Ketua RT.

Menurut Firman, BPBD tidak hanya berfokus pada pengiriman air, tetapi juga melakukan koordinasi dengan perangkat lingkungan dan warga selama proses distribusi berlangsung. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan kekeringan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Selama kegiatan, kondisi aman dan terkendali. Tidak ada kendala dalam pelaksanaan distribusi,” ujar Firman.

BPBD merekomendasikan distribusi air bersih dilakukan sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali selama kebutuhan warga masih tinggi. Pola tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi kekeringan dan kebutuhan masyarakat.

Penanganan kekeringan di Tegal Gede dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Selain itu, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut permohonan bantuan distribusi air bersih dari Kelurahan Tegal Gede melalui surat Nomor 000.2.3.2/126/35.09.03.2005/2026.

BPBD Jember juga mendorong koordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lanjutan pascakejadian. Langkah tersebut diperlukan agar pemenuhan kebutuhan air bersih warga tidak hanya mengandalkan distribusi darurat, tetapi juga dapat diikuti penanganan sumber air secara berkelanjutan. (tgh)

Galeri Foto