logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Dampingi Lazismu Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Tegal Gede

  • 31 Oktober 2026
  • Dibaca 44 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-dampingi-lazismu-salurkan-5000-liter-air-bersih-untuk-warga-tegal-gede-20261031

BPBD Jember Dampingi Lazismu Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Tegal Gede

JEMBER, 31 OKTOBER 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) mendampingi Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazismu) menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di RT 04/RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur, Sabtu 31 Oktober 2026.

Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan sekaligus memastikan distribusi bantuan air bersih berjalan tertib dan tepat sasaran.

Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Jember, Firman Arifianto, mengatakan distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran ke-34 di wilayah terdampak kekeringan. BPBD dalam kegiatan itu berperan melakukan pendampingan, koordinasi di lapangan, edukasi kebencanaan, serta pemantauan kondisi warga.

"TRC BPBD melaksanakan pendampingan Lazismu dalam distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter yang ditempatkan di tandon warga. Kami juga melakukan koordinasi dan edukasi kebencanaan kepada masyarakat," kata Firman.

Menurut dia, sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di RT 04/RW 07 terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut terjadi setelah sejumlah sumur warga mulai mengalami kekeringan sejak Juli 2026. Kedalaman sumur warga sekitar 8 hingga 10 meter, sedangkan sumber mata air terdekat berjarak sekitar 1 kilometer dari permukiman.

"Karena sumber air cukup jauh dan sumur warga mengalami kekeringan, kebutuhan air bersih menjadi persoalan bagi masyarakat. Karena itu, distribusi air dilakukan secara berkala," ujar Firman.

Untuk mendukung penyaluran, warga telah menyediakan satu unit tandon berkapasitas 5.000 liter milik ketua RT. Tandon tersebut menjadi tempat penampungan air yang disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

BPBD merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter dilakukan setiap dua hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Langkah tersebut dinilai diperlukan agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi sembari menunggu penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.

Firman menambahkan, selain mendampingi distribusi bantuan dari Lazismu, BPBD juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan unsur wilayah serta masyarakat.

"Kami tidak hanya mendampingi distribusi, tetapi juga melakukan edukasi kebencanaan dan pemantauan kondisi di lapangan. Hasil kegiatan berjalan aman, kondusif dan terkendali," katanya.

Distribusi air bersih ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Kegiatan tersebut juga menindaklanjuti surat Kelurahan Tegal Gede Nomor 000.2.3.2/126/35.09.03.2005/2026 tentang permohonan bantuan distribusi air bersih.

BPBD Jember bersama Lazismu, RT/RW, dan warga memastikan proses distribusi berlangsung tertib. BPBD juga merekomendasikan agar kondisi kekeringan tersebut diteruskan kepada dinas terkait untuk mendapatkan penanganan pascakejadian dan solusi jangka lebih panjang.

"Penanganan kekeringan tidak hanya membutuhkan distribusi air bersih, tetapi juga tindak lanjut terhadap sumber air dan kebutuhan masyarakat agar persoalan serupa dapat ditangani secara berkelanjutan," tutur Firman. (tgh)

Galeri Foto