BPBD Jember Kembali Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 142 KK di Bintoro
- 07 Oktober 2026
- Dibaca 50 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Kembali Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 142 KK di Bintoro
JEMBER – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali bergerak menanggulangi dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Selasa malam, 6 Oktober 2026, BPBD Jember mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak di Lingkungan Plalangan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang.
Distribusi tersebut menyasar warga di RT 01 RW 11 dan RT 03 RW 10. Berdasarkan hasil pendataan, sebanyak 142 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih.
Rinciannya, sebanyak 110 KK berada di RT 01 RW 11, sementara 32 KK lainnya berada di RT 03 RW 10. Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan air bersih warga menjadi perhatian, terutama di tengah masih berlangsungnya dampak kekeringan.
Kegiatan distribusi dilakukan berdasarkan surat permohonan dari Kelurahan Bintoro Nomor 800/545/02.2005/2026 tentang Permohonan Bantuan Air Bersih bagi warga terdampak bencana kekeringan. Selain itu, penyaluran juga mengacu pada rekomendasi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember berdasarkan hasil asesmen pada 31 Agustus 2026.
Tim BPBD Jember berangkat menuju lokasi sekitar pukul 19.30 WIB dan tiba sekitar pukul 19.50 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung berkoordinasi dengan RT dan RW setempat sebelum melakukan pendistribusian air bersih kepada warga.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember menyalurkan 5.000 liter air bersih. Selain itu, sebanyak empat tandon milik BPBD dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter telah tersedia di lokasi untuk membantu warga dalam menampung pasokan air.
Dengan penyaluran pada Selasa malam tersebut, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan BPBD Jember hingga 6 Oktober 2026 mencapai 75.000 liter.
TRC BPBD Jember, Firman Arifianto, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.
“Bantuan air bersih terus kami distribusikan kepada warga yang terdampak sesuai hasil asesmen dan rekomendasi di lapangan,” ujar Firman.
Ia menambahkan, untuk memastikan kebutuhan air warga tetap terpenuhi selama kondisi kekeringan berlangsung, distribusi air bersih direkomendasikan dilakukan secara berkala.
“Rekomendasinya, distribusi air bersih dilakukan dua hari sekali,” imbuhnya.
Kegiatan distribusi berakhir sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam pelaksanaannya, BPBD Jember bersinergi dengan perangkat RT/RW serta warga setempat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Jember, sekaligus memastikan masyarakat di wilayah terdampak tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar berupa air bersih. (bob)