logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana di SMK Ma'arif NU Kencong, Ratusan Siswa Ikuti Program SPAB

  • 01 Agustus 2026
  • Dibaca 78 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-tingkatkan-kesiapsiagaan-bencana-di-smk-maarif-nu-kencong-ratusan-siswa-ikuti-program-spab-20260801

BPBD Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana di SMK Ma'arif NU Kencong, Ratusan Siswa Ikuti Program SPAB

JEMBER, 01 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus memperluas penerapan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) sebagai upaya membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Kali ini, program tersebut dilaksanakan di SMK Ma'arif NU Kencong selama tiga hari, pada Selasa, Kamis dan Jumat (28, 30, dan 31 Juli 2026), dengan melibatkan sedikitnya 286 siswa, 38 guru dan tenaga kependidikan, serta berbagai unsur pendukung.

Kegiatan merupakan tindak lanjut atas permohonan kerja sama dari SMK Ma'arif NU Kencong kepada BPBD Jember. Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan materi kebencanaan, pelatihan kesiapsiagaan, gladi posko, hingga simulasi tanggap darurat gempa bumi yang melibatkan seluruh warga sekolah bersama instansi terkait.

Staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jember, Miftachul Munir, S.T., mengatakan Program SPAB tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan mengenai kebencanaan, tetapi juga membangun sistem kesiapsiagaan yang dapat dijalankan secara mandiri oleh sekolah apabila terjadi keadaan darurat.

"Program SPAB dirancang agar setiap warga sekolah memahami potensi risiko bencana, mengetahui prosedur penyelamatan diri, serta mampu menjalankan peran masing-masing ketika terjadi keadaan darurat. Dengan latihan yang dilakukan secara bertahap, kami berharap budaya siaga bencana dapat tumbuh dan menjadi bagian dari aktivitas sekolah," ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali pada Selasa, 28 Juli 2026 dengan pembekalan kepada Tim Siaga Bencana Sekolah yang terdiri atas guru, tenaga kependidikan, dan perwakilan siswa. Tim memperoleh materi pengenalan kebencanaan, pemahaman skenario simulasi gempa bumi, serta praktik penggunaan handy talky (HT) sebagai sarana komunikasi darurat. Menurut Munir, penguasaan sistem komunikasi menjadi bagian penting agar koordinasi saat bencana berlangsung secara cepat dan efektif.

Memasuki hari kedua, Kamis, 30 Juli 2026, BPBD Jember membagi penyampaian materi dasar kebencanaan kepada siswa dalam dua sesi sesuai jurusan. Di saat bersamaan, guru dan tenaga kependidikan mengikuti pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) bersama Puskesmas Kencong, sosialisasi pencegahan kebakaran dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta materi mengenai Program SPAB, 10 tahapan implementasi SPAB, dan penerapan prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) yang disampaikan Tim Sekretariat Bersama (Sekber) SPAB.

Seluruh materi kemudian diperkuat melalui gladi posko, di mana Tim Siaga Bencana Sekolah mempraktikkan tugas dan fungsi masing-masing sesuai skenario yang telah disusun sebelumnya.

Puncak kegiatan berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026 melalui briefing bersama BPBD Jember, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tim pendukung sebelum dilaksanakan gladi bersih dan simulasi tanggap darurat gempa bumi. Simulasi melibatkan seluruh warga sekolah, Lazisnu Kencong, Koramil, Polsek, dan Puskesmas Kencong sehingga proses evakuasi, koordinasi, hingga penanganan korban dapat dipraktikkan secara menyeluruh.

Munir menegaskan, keberhasilan simulasi menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sekolah yang tangguh terhadap bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak cukup hanya melalui teori, tetapi harus dibiasakan melalui latihan yang berkelanjutan sehingga seluruh warga sekolah mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi saat menghadapi kondisi darurat.

BPBD Jember berharap Program SPAB terus diperluas ke berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Jember sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, tangguh, dan memiliki budaya mitigasi bencana yang kuat sejak dini. (tgh)

Galeri Foto