logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Bukan Cuma Modal, DPMPTSP Jember Bidik Investasi SDM Lewat Sekolah Aman

  • 11 Juli 2026
  • Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
bukan-cuma-modal-dpmptsp-jember-bidik-investasi-sdm-lewat-sekolah-aman-20260713

Bukan Cuma Modal, DPMPTSP Jember Bidik Investasi SDM Lewat Sekolah Aman

JEMBER, 11 JULI 2026 – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan dan daya tarik investasi daerah tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan modal fisik, melainkan pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini.

Komitmen strategis ini ditunjukkan langsung oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., dengan menghadiri dan menandatangani Deklarasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat 10 Juli 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor Pemerintah Kabupaten Jember untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, ramah anak, dan bebas kekerasan.

"Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman merupakan fondasi penting untuk membentuk generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. DPMPTSP mendukung penuh kolaborasi lintas sektor ini sebagai bagian dari pilar pembangunan Jember yang berkelanjutan," ujar Isnaini Dwi Susanti di sela-sela acara.

Menurut Isnaini, iklim daerah yang kondusif bagi investor berbanding lurus dengan kesiapan daerah dalam menyiapkan ekosistem sosial dan pendidikan yang bermutu. Lewat penandatanganan deklarasi ini, DPMPTSP berkomitmen mendukung terciptanya satuan pendidikan yang bersih dari perundungan, diskriminasi, serta kekerasan fisik maupun digital.

Acara sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur, Mukharlis Junizal, S.Pd., M.Kes. Dalam paparannya, Mukharlis menjelaskan empat pilar utama BSAN, yakni spiritual, perlindungan fisik, psikologi dan sosial, serta keamanan digital.

"Sekolah yang aman dan nyaman bukan berarti sekolah tanpa masalah, melainkan sekolah yang mampu memastikan setiap warga belajar merasa didengar, dihargai, terlindungi, dan tidak menghadapi permasalahan sendirian," tegas Mukharlis.

Melalui deklarasi bersama ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap implementasi BSAN dapat diterapkan secara konsisten di seluruh satuan pendidikan. Sinergi antara sektor pelayanan publik, pendidikan, keluarga, dan masyarakat diharapkan mampu mencetak generasi Jember yang unggul, berkarakter, dan berprestasi di masa depan. (zz)

Galeri Foto