logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Jelang Hari Raya, 96 Guru Ngaji dan Pendidik Keagamaan di Kebonsari Terima Honorarium

  • 10 Maret 2026
  • Dibaca 164 Kali
Bagikan Via:
jelang-hari-raya-96-guru-ngaji-dan-pendidik-keagamaan-di-kebonsari-terima-honorarium-20260311

Jelang Hari Raya, 96 Guru Ngaji dan Pendidik Keagamaan di Kebonsari Terima Honorarium

JEMBER, 10 MARET 2026 - Sebanyak 96 guru ngaji dan pendidik keagamaan di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, menerima honorarium dari Pemerintah Kabupaten Jember dalam penyaluran tahap pertama tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kelurahan Kebonsari, Selasa 10 Maret 2026.

Lurah Kebonsari, Edi Hariyanto, S.Sos., mengatakan program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para guru ngaji dan pendidik keagamaan yang selama ini berperan penting dalam membina kehidupan religius masyarakat.

“Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para guru ngaji di Kelurahan Kebonsari serta menjadi penyemangat dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Dari total penerima honorarium tersebut, sebanyak 84 orang merupakan guru ngaji muslim, sementara 12 lainnya adalah guru kitab suci nonmuslim.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa program honorarium ini tidak hanya menyasar guru ngaji muslim.

Pemerintah daerah juga memberikan perhatian kepada guru kitab suci nonmuslim serta petugas Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Jember.

Program tersebut merupakan salah satu komitmen kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dalam memperkuat peran tokoh agama di tingkat masyarakat.

“Alhamdulillah, yang sudah terverifikasi saat ini mencapai kurang lebih 21.100 orang. Ini merupakan lompatan besar dibandingkan periode sebelumnya yang hanya sekitar 16.000 penerima,” ujar Gus Fawait saat kegiatan Safari Ramadan.

Salah satu penerima honorarium, Ahmad Wasil, mengapresiasi program tersebut karena dinilai dapat membantu para guru ngaji dalam menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah. Semoga program ini terus berjalan setiap tahun dan penyalurannya semakin lancar ke depannya,” katanya.

Penyaluran honorarium yang berlangsung pada bulan Ramadan serta menjelang libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri ini diharapkan dapat membantu para tokoh keagamaan dalam memenuhi kebutuhan keluarga menjelang hari raya.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember berharap pendidikan keagamaan di tengah masyarakat dapat terus berkembang dan menjadi fondasi dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis serta religius. (sya)

Galeri Foto