Bunga Desaku di Sumberbaru, Gus Fawait Hadirkan Layanan Pemerintah dan Perkuat Sinergi Penanganan Perumahan
- 10 Agustus 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku di Sumberbaru, Gus Fawait Hadirkan Layanan Pemerintah dan Perkuat Sinergi Penanganan Perumahan
JEMBER, 9 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menghadirkan program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) sebagai upaya mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Desa Sumberbaru, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, pada Minggu (9/8/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. (Gus Fawait).
Bunga Desaku menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk menghadirkan pemerintah secara langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat memiliki ruang yang lebih terbuka untuk berinteraksi dengan pemerintah, menyampaikan aspirasi, memperoleh informasi mengenai program pembangunan, sekaligus mengakses berbagai pelayanan yang dihadirkan oleh jajaran pemerintah daerah.
Pelaksanaan Bunga Desaku di Sumberbaru semakin istimewa dengan hadirnya Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, yaitu Ibu Dr. Sri Haryati, S.Pi., M.Si. Kehadiran pejabat dari pemerintah pusat tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan pemerintah pusat, khususnya dalam upaya penanganan kebutuhan perumahan masyarakat serta peningkatan kualitas hunian yang layak.
Kehadiran Dirjen Perumahan Perkotaan juga menunjukkan bahwa persoalan perumahan masyarakat tidak hanya menjadi perhatian pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas pemerintahan. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan rumah tidak layak huni sekaligus membuka peluang dukungan program perumahan bagi masyarakat Jember yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menegaskan pentingnya pemerintah untuk terus turun langsung ke lapangan. Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya dilakukan melalui perencanaan dari balik meja, tetapi harus dibarengi dengan melihat secara langsung kondisi masyarakat dan mendengarkan kebutuhan mereka.
Konsep tersebut sejalan dengan semangat Bunga Desaku yang menjadikan desa sebagai ruang pelayanan sekaligus tempat pemerintah menyerap aspirasi masyarakat. Dengan hadir langsung di desa, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai berbagai persoalan yang dihadapi warga, mulai dari pelayanan publik, kesehatan, sosial, pendidikan, infrastruktur hingga kebutuhan dasar lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Penny Artha Medya, SE., AK. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan jajaran Sekretariat Daerah terhadap pelaksanaan Bunga Desaku, khususnya dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik terus diarahkan agar semakin efektif, mudah diakses, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program Bunga Desaku sendiri tidak hanya menjadi agenda kunjungan kepala daerah, tetapi juga menjadi momentum untuk mengintegrasikan berbagai pelayanan dan program pemerintah. Sejumlah perangkat daerah dapat hadir secara langsung sehingga masyarakat tidak perlu selalu datang ke pusat pemerintahan untuk mendapatkan informasi maupun menyampaikan kebutuhan mereka.
Melalui Bunga Desaku, Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Fawait terus mendorong pola pemerintahan yang lebih dekat, responsif dan hadir di tengah masyarakat. Pemerintah tidak hanya menunggu masyarakat datang menyampaikan persoalan, tetapi berupaya mendatangi masyarakat untuk melihat langsung kondisi sekaligus mencari solusi bersama.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus menghadirkan pembangunan yang berpijak pada kebutuhan masyarakat. Dari desa, aspirasi dihimpun; dari pemerintah, solusi dan pelayanan dihadirkan. (Zee)