Bunga Desaku Jadi Jembatan Aspirasi Warga Rambipuji
- 30 Juli 2026
- Dibaca 34 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku Jadi Jembatan Aspirasi Warga Rambipuji
JEMBER, 29 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menggelar kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) sebagai upaya mendekatkan pelayanan publik sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kali ini, kegiatan berlangsung di Balai Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Rabu 29 Juli 2026 malam, dengan dihadiri ratusan tokoh masyarakat, kepala sekolah, tokoh pemuda, serta unsur pemerintah daerah.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam membahas berbagai persoalan pembangunan, pelayanan publik, serta program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember.
Hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Ahmad Imam Fauzi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jember Lingga Diputra, S.Sos, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Kabupaten Jember Teguh Kurniawan, S.Sos, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Muspika Kecamatan Rambipuji, serta kepala desa se-Kecamatan Rambipuji.
Dari unsur masyarakat, kegiatan diikuti sekitar 600 peserta yang difasilitasi Bakesbangpol Kabupaten Jember, terdiri dari 533 tokoh masyarakat dan 67 kepala sekolah, serta sekitar 400 tokoh pemuda yang dikoordinasikan oleh Disporaparbud Kabupaten Jember.
Dalam forum tersebut, sejumlah narasumber hadir untuk memberikan pandangan dan masukan kepada masyarakat, yakni Habib Hadi Assery, Karimullah dari Partai Golkar, Dima Akhyar dari Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D), serta Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc.
Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait dalam paparannya menjelaskan berbagai program unggulan yang saat ini tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah harus dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat melalui layanan yang mudah diakses dan tepat sasaran.
Salah satu program yang mendapat perhatian besar adalah 20 Ribu Beasiswa Cinta Bergema, yang ditujukan untuk membantu pelajar dan mahasiswa Jember memperoleh akses pendidikan yang lebih baik. Program tersebut menjadi bagian dari investasi sumber daya manusia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Selain itu, Bupati juga memaparkan program PETA CINTA (Pelayanan Administrasi Kependudukan di Tingkat Kecamatan) yang memungkinkan masyarakat mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan lebih dekat dengan tempat tinggalnya tanpa harus datang ke pusat pemerintahan kabupaten. Inovasi ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan sekaligus mengurangi biaya dan waktu yang dikeluarkan masyarakat.
Di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) agar seluruh masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak. Program tersebut menjadi salah satu prioritas daerah dalam mewujudkan perlindungan sosial yang merata bagi warga Jember.
Tak hanya itu, Bupati juga memperkenalkan program Home Care yang baru saja diluncurkan. Program ini ditujukan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung ke rumah warga yang membutuhkan, khususnya bagi masyarakat lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun pasien yang memiliki keterbatasan mobilitas. Kehadiran layanan Home Care diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendekatkan pemerintah kepada masyarakat.
Selama sesi dialog, masyarakat dan tokoh pemuda diberikan kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, dan usulan pembangunan yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan karakter generasi muda. Aspirasi tersebut dicatat dan akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan serta program pembangunan ke depan.
Secara terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jember, Lingga Diputra, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan Bunga Desaku merupakan sarana strategis untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, dan pemuda menjadi elemen penting dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan.
“Melalui forum seperti ini, pemerintah dapat mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, masyarakat juga memperoleh informasi yang utuh mengenai program-program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan. Bakesbangpol berkomitmen terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan kolaborasi di Kabupaten Jember,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme. Para peserta memanfaatkan forum tersebut untuk berdialog langsung dengan pemerintah daerah serta mendapatkan informasi terkait berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Jember. (but)