logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Bunga Desaku Jadi Ruang Dialog Ekonomi Rakyat, Pemkab Jember Perkuat Sinergi Bersama UMKM, Pedagang Mlijo, dan Kelompok Tani

  • 29 Juni 2026
  • Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
bunga-desaku-jadi-ruang-dialog-ekonomi-rakyat-pemkab-jember-perkuat-sinergi-bersama-umkm-pedagang-mlijo-dan-kelompok-tani-20260629

Bunga Desaku Jadi Ruang Dialog Ekonomi Rakyat, Pemkab Jember Perkuat Sinergi Bersama UMKM, Pedagang Mlijo, dan Kelompok Tani

JEMBER, Minggu 28 Juni 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat perekonomian berbasis masyarakat kembali diwujudkan melalui agenda Pertemuan UMKM, Pedagang Mlijo, dan Kelompok Tani yang menjadi bagian dari rangkaian program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Sukorambi pada Minggu 28 Juni 2026 pukul 14.30 WIB dan menjadi wadah dialog langsung antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha serta sektor pertanian.

Pertemuan dihadiri oleh Bupati Jember bersama Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten Sekretariat Daerah, Plt. Inspektur, kepala badan dan dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, Sekretaris DPRD, Kepala Satpol PP, jajaran direktur rumah sakit daerah, kepala bagian Setda, pimpinan BUMD, serta Camat Sukorambi, Camat Patrang, Camat Kaliwates, dan Camat Sumbersari.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya dilakukan melalui penyusunan kebijakan di tingkat pemerintahan, tetapi juga dengan turun langsung mendengarkan kebutuhan masyarakat. Pelaku UMKM, pedagang mlijo, dan kelompok tani diberi kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari akses permodalan, pemasaran produk, stabilitas harga komoditas, hingga peningkatan kualitas produksi dan penguatan kelembagaan usaha.

Program Bunga Desaku dirancang sebagai sarana mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi di tingkat desa dan kecamatan. Dengan menghadirkan seluruh organisasi perangkat daerah dalam satu lokasi, setiap masukan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara lebih cepat melalui koordinasi lintas sektor.

Keberadaan UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal, pedagang mlijo sebagai bagian penting dalam rantai distribusi kebutuhan pokok, serta kelompok tani sebagai penopang ketahanan pangan menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Sinergi yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas akses pasar, serta menciptakan ekosistem usaha yang semakin kompetitif dan berkelanjutan.

Selain menjadi forum diskusi, pertemuan ini juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Pendekatan partisipatif tersebut diharapkan mampu menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran karena disusun berdasarkan kondisi riil yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Camat Kaliwates, Dwi Sunu Ari Nugroho, S.Sos., yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penguatan ekonomi daerah harus dimulai dari pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.

“UMKM, pedagang mlijo, dan kelompok tani merupakan fondasi ekonomi kerakyatan yang memiliki peran besar dalam menjaga perputaran ekonomi daerah. Melalui forum seperti Bunga Desaku, pemerintah tidak hanya hadir untuk mendengar, tetapi juga membangun solusi bersama. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan usaha yang lebih produktif, meningkatkan kesejahteraan pelaku ekonomi, serta memperkuat ketahanan ekonomi Kabupaten Jember di tengah berbagai tantangan,” ujar Dwi Sunu Ari Nugroho.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap tercipta sinergi yang semakin erat antara pemerintah daerah dengan pelaku UMKM, pedagang mlijo, dan kelompok tani. Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, berpihak kepada rakyat, serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan. Program Bunga Desaku pun diharapkan terus menjadi jembatan komunikasi yang efektif dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (as)

Galeri Foto