Bunga Desaku Jadi Ruang Penguatan Komitmen Pertanian Jember
- 30 Juni 2026
- Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku Jadi Ruang Penguatan Komitmen Pertanian Jember
JEMBER, 30 JUNI 2026 — Program Bunga Desaku tidak hanya menjadi wadah bertemunya pemerintah dengan masyarakat, tetapi juga ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian. Hal itu terlihat saat pertemuan bersama pelaku UMKM, mlijo, dan kelompok tani di Kecamatan Sukorambi pada Minggu, 28 Juni 2026.
Di hadapan kelompok tani, Bupati Jember menegaskan bahwa pemerintah terus mengarahkan perhatian pada sektor pertanian melalui berbagai program strategis. Dukungan tersebut diwujudkan dalam alokasi anggaran sebesar Rp312 miliar untuk periode 2025–2026 yang digunakan untuk Optimasi Lahan (Oplah), pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan), serta program pendukung lainnya.
"Untuk tahun 2025 sampai dengan tahun 2026, Presiden Prabowo dan Bupati Jember menganggarkan Rp312 miliar untuk sektor pertanian, program Optimasi Lahan (Oplah), pengadaan traktor, dan lain sebagainya," ungkap Bupati Jember.
Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup diukur dari banyaknya bantuan yang disalurkan. Bantuan tersebut harus mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang melalui pemanfaatan dan perawatan yang baik oleh kelompok tani.
"Kalau sudah dibelikan traktor, jangan dijual. Intinya, seandainya ada bantuan alat pertanian dan lain sebagainya, harus dijaga," pesannya.
Pada kegiatan tersebut, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember turut mendampingi jalannya dialog bersama masyarakat. Hadir Kepala Dinas, Drs. Moh. Djamil, M.Si, didampingi Kepala Bidang Hortikultura, Agung Satrio Setiawan, S.P., M.P, beserta jajaran sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pembangunan pertanian di daerah.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si, mengatakan bahwa pihaknya siap mengawal pelaksanaan berbagai program pertanian agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani. "Kami akan terus mendampingi petani agar setiap program dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan," ujarnya.
Melalui dialog yang terbangun dalam Bunga Desaku, pemerintah berharap kolaborasi dengan kelompok tani semakin kuat sehingga setiap program yang dijalankan mampu mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Jember. (fan)