logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Jember Kidul

Bunga Desaku Mini di Jember Kidul, Dekatkan Layanan Publik Gratis dan Jaring Aspirasi Warga

  • 14 Juli 2026
  • Dibaca 40 Kali
Bagikan Via:
bunga-desaku-mini-di-jember-kidul-dekatkan-layanan-publik-gratis-dan-jaring-aspirasi-warga-20260717

Bunga Desaku Mini di Jember Kidul, Dekatkan Layanan Publik Gratis dan Jaring Aspirasi Warga

JEMBER, 14 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memangkas birokrasi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui program kolaboratif. Salah satunya diwujudkan lewat program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) versi mini yang digelar di Pendopo Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Selasa 14 Juli 2026.

Ratusan warga memadati lokasi untuk memanfaatkan berbagai layanan publik gratis sekaligus menyampaikan aspirasi langsung.

Acara ini dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Gerindra, Hermin, S.Pd.I., M.Pd.; Camat Kaliwates, Dwisunu Arinugroho; jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam); Lurah Jember Kidul; serta tokoh masyarakat setempat.

Anggota DPRD Jatim, Hermin, mengapresiasi inovasi jemput bola ini. Menurutnya, Bunga Desaku bukan sekadar memindahkan meja pelayanan administrasi ke tingkat kelurahan, melainkan menjadi ruang komunikasi dua arah yang efektif antara warga, eksekutif, dan legislatif.

"Bunga Desaku menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat. Warga tidak hanya mendapatkan pelayanan yang cepat dan gratis, tetapi juga punya panggung terbuka untuk menyampaikan usulan pembangunan maupun persoalan riil di lapangan," ujar Hermin.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jember–Lumajang, Hermin menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi warga agar masuk dalam program prioritas di tingkat Provinsi Jawa Timur.

"Kami di DPRD Jatim bertugas memastikan program pembangunan benar-benar tepat sasaran. Momentum seperti ini sangat berharga bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan mendasar masyarakat," tambah Hermin.

Selain menjadi forum dialog, posko Bunga Desaku kali ini menyediakan berbagai stan integrasi. Warga dapat mengurus dokumen kependudukan, mendapatkan pemeriksaan kesehatan, hingga mengakses layanan perizinan di satu lokasi tanpa harus berpindah kantor.

Hermin berharap budaya pelayanan yang humanis dan responsif ini terus dipertahankan. Baginya, indikator keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya dilihat dari fisiknya, tetapi juga dari kualitas kepuasan publik dan kedekatan emosional antara pemimpin dengan rakyatnya. (ah)

Galeri Foto