Bupati Jember Edukasi Pemuda Soal Pernikahan Dini dalam Program Bunga Desa di Pakusari
- 20 Juli 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
Bupati Jember Edukasi Pemuda Soal Pernikahan Dini dalam Program Bunga Desa di Pakusari
JEMBER, 20 Juli 2026 - Program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) kembali digelar Pemerintah Kabupaten Jember. Kali ini kegiatan berlangsung di Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, dengan menghadirkan sekitar 400 pemuda dari berbagai unsur, mulai dari Karang Taruna, Pramuka, hingga organisasi kepemudaan lainnya.
Kehadiran Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menjadi momentum untuk menyapa langsung masyarakat sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai berbagai program prioritas pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menekankan pentingnya meningkatkan pengetahuan tentang bahaya dan risiko pernikahan dini yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan anak, pendidikan, hingga kondisi sosial ekonomi keluarga.
Selain memberikan edukasi kepada para pemuda, Gus Fawait juga menyampaikan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember, termasuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya adalah program persalinan gratis bagi warga asli Jember yang memenuhi persyaratan administrasi.
Di bidang kesehatan, Pemkab Jember juga terus memperkuat pelayanan melalui program kunjungan bidan ke rumah-rumah ibu hamil. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap kehamilan berisiko sehingga keselamatan ibu dan bayi dapat lebih terjamin. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur RS Kalisat dr. Nurul yang mewakili tiga direktur rumah sakit daerah. Ia memberikan pemaparan mengenai risiko kehamilan, pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta pelayanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat melalui fasilitas kesehatan milik pemerintah.
Dalam sambutannya, Gus Fawait mengatakan bahwa pembangunan Jember tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, "Anak-anak muda harus memiliki pengetahuan yang baik sebelum memutuskan menikah. Pernikahan dini memiliki banyak risiko, baik bagi kesehatan ibu dan anak maupun masa depan keluarga. Karena itu pemerintah hadir memberikan edukasi sekaligus memastikan pelayanan kesehatan semakin mudah diakses masyarakat. Program persalinan gratis, layanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC), hingga kunjungan bidan ke rumah merupakan bentuk komitmen kami untuk mewujudkan masyarakat Jember yang sehat dan sejahtera." ujarnya.
Melalui program Bunga Desa, Pemerintah Kabupaten Jember berharap pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat sekaligus menjadi ruang dialog untuk mensosialisasikan berbagai program prioritas daerah secara langsung.(Mel)