Bupati Jember Hadir Langsung dalam Pelayanan Homecare, Sapa Dua Lansia di Kecamatan Jelbuk
- 04 Oktober 2026
- Dibaca 122 Kali
Bagikan Via:
Bupati Jember Hadir Langsung dalam Pelayanan Homecare, Sapa Dua Lansia di Kecamatan Jelbuk
JEMBER, 04 OKTOBER 2026 – Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. turun langsung dalam pelayanan homecare bagi masyarakat di Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Minggu (4/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia mengunjungi dua warga lanjut usia (lansia) yang membutuhkan perhatian dan pendampingan di kediaman masing-masing.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB itu turut didampingi Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Jember, Rachman Hidayat, S.Sos. Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Jember tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan publik dapat menjangkau warga secara langsung, terutama mereka yang memiliki keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan.
Dalam kunjungan pertama, bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menyambangi Misti, 75 tahun, warga Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk. Misti merupakan lansia penyandang disabilitas netra yang membutuhkan perhatian dan pendampingan khusus.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke kediaman Bebun, 86 tahun, yang juga tinggal di Desa Sucopangepok. Bebun merupakan lansia tunggal yang membutuhkan pendampingan dalam menjalani aktivitas sehari-hari sekaligus menjaga kondisi kesehatannya.
Menurut Gus Fawait, keterlibatannya secara langsung dalam pelayanan homecare menjadi kesempatan untuk menyapa warga sekaligus melihat lebih dekat kondisi masyarakat yang tengah menghadapi persoalan kesehatan.
“Hari ini saya ikut turun dalam pelayanan homecare di Kecamatan Jelbuk. Menyapa warga langsung di rumah menjadi pengingat bagi saya bahwa di tengah perjuangan menghadapi sakit, kehadiran dan perhatian sangat berarti bagi mereka dan keluarga,” ujar Gus Fawait.
Ia mengatakan, pelayanan homecare merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan untuk datang ke fasilitas kesehatan.
“Melalui homecare, kami terus berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga, terutama yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan. Kami ingin setiap warga yang membutuhkan bisa mendapatkan perawatan dan pendampingan dengan baik,” katanya.
Menurut Gus Fawait, pendekatan pelayanan kesehatan berbasis kunjungan langsung ke rumah menjadi penting bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas. Lansia, penyandang disabilitas, serta warga dengan kondisi kesehatan tertentu dapat memperoleh perhatian tanpa harus selalu mendatangi fasilitas kesehatan.
Selain menyapa pasien dan keluarga, Gus Fawait juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai, peran tenaga kesehatan sangat penting untuk memastikan layanan kesehatan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
“Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang terus melayani dengan sepenuh hati. Untuk sedulur-sedulur yang sedang sakit, semoga segera diberikan kesembuhan. Untuk keluarga yang mendampingi, semoga selalu diberi kesehatan, kesabaran, dan kekuatan,” tutur Gus Fawait.
Ia berharap pelayanan homecare dapat terus dikembangkan sehingga akses kesehatan semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran pemerintah dan tenaga kesehatan secara langsung di rumah warga juga diharapkan mampu memberikan dukungan kepada pasien sekaligus keluarga yang mendampingi proses perawatan. (zee)