Bupati Pimpin Rapat Konsolidasi, Pemkab Jember Targetkan 10 Ribu Tindakan Medis Gratis
- 15 Agustus 2026
- Dibaca 35 Kali
Bagikan Via:
Bupati Pimpin Rapat Konsolidasi, Pemkab Jember Targetkan 10 Ribu Tindakan Medis Gratis
JEMBER, 15 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat pelayanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat. Evaluasi program Homecare, rencana bakti sosial (baksos) kesehatan berskala besar, hingga persiapan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi fokus utama rapat koordinasi di Pendopo Wahyawibagraha, Jumat 14 Agustus 2026.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Bupati. Agenda ini dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 31 camat, termasuk Camat Rambipuji Roni Herman Baza, kepala puskesmas, lurah, hingga perwakilan LSN dan Srikandi.
Dalam arahannya, Gus Bupati menegaskan bahwa program Homecare tidak boleh sekadar menjadi kegiatan administratif. Program ini wajib menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah dalam menjangkau warga yang membutuhkan secara langsung.
"Pemerintah tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi harus aktif mendatangi dan memastikan kondisi mereka di lapangan," tegas Gus Bupati.
Terdapat enam kategori sasaran prioritas Homecare yang memiliki tingkat kerentanan tinggi, yaitu ibu hamil berisiko tinggi, balita stunting, lansia tunggal, warga kurang mampu penderita penyakit kronis, tokoh agama dan pengasuh pondok pesantren, serta penyandang disabilitas.
Untuk memperkuat pengawasan mulai pekan depan, Pemkab Jember menerjunkan pejabat daerah ke lapangan. Sebanyak 50 puskesmas se-Kabupaten Jember masing-masing akan didampingi oleh kepala OPD, asisten, atau staf ahli sebagai penanggung jawab.
Dinas Komunikasi dan Informatika ditunjuk untuk mengatur pembagian pendampingan tersebut. Langkah ini menjadi sinyal tegas bahwa pelayanan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemerintahan Jember, bukan hanya Dinas Kesehatan.
Selain Homecare, Pemkab Jember juga mematangkan rencana bakti sosial kesehatan besar-besaran. Program ini menyiapkan layanan tindakan medis gratis bagi 10 ribu penerima manfaat dengan melibatkan tim dokter spesialis.
Layanan medis yang disiapkan meliputi operasi bibir sumbing, operasi katarak, bantuan kaki palsu, pembagian kacamata, hingga khitanan massal. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 3.600 warga telah mendaftar dan diperkirakan terus bertambah.
Bakti sosial kesehatan ini dijadwalkan mulai berjalan pada 17 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Nuris Jember, seusai upacara bendera. Pelaksanaannya akan berlangsung secara bertahap hingga Desember 2026. (sai)