Camat dan Ketua TP-PKK Ledokombo Hadiri Lepas Pisah KB Tholabah dan Peringatan 1 Muharram 1448 H, Dorong Anak Terus Menuntut Ilmu Hingga Perguruan Tinggi
- 16 Juni 2026
- Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
Camat dan Ketua TP-PKK Ledokombo Hadiri Lepas Pisah KB Tholabah dan Peringatan 1 Muharram 1448 H, Dorong Anak Terus Menuntut Ilmu Hingga Perguruan Tinggi
JEMBER, 16 JUNI 2026 – Momentum pelepasan peserta didik sekaligus peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi ajang memperkuat semangat pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda di Desa Sumberlesung. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Lepas Pisah Kelompok Bermain (KB) Tholabah dan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H yang diselenggarakan di Kantor Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Selasa (16/06/2026) pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh khidmat dengan dihadiri Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., Ketua TP-PKK Kecamatan Ledokombo Sultanah Zahariah, S.Keb., M.Si., Kepala Desa Sumberlesung H. Setyo Harsoyo, Pengawas PAUD Ahmadi, S.Pd., M.Pd., Ketua Yayasan Tholabah Ibu Hj. Sumardi, Kepala KB Tholabah Bunda Sayuti, para wali murid, serta 44 siswa-siswi KB Tholabah yang mengikuti prosesi wisuda dan pelepasan.
Acara diawali dengan penampilan seni tari yang dibawakan oleh siswa-siswi KB Tholabah. Berbagai penampilan yang ditunjukkan anak-anak mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan wali murid karena menunjukkan keberanian, kreativitas, serta hasil pembelajaran yang telah diberikan selama masa pendidikan di KB Tholabah.
Setelah pembukaan dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an kemudian sambutan dari Kepala KB Tholabah, Bunda Sayuti. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada KB Tholabah.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemandirian, serta kemampuan sosial anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
“Anak-anak yang hari ini mengikuti pelepasan merupakan generasi penerus yang harus terus didampingi dan diberikan motivasi untuk belajar. Kami berharap seluruh orang tua dapat terus mendukung proses pendidikan mereka agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, cerdas, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik, pengurus yayasan, serta wali murid yang telah bersama-sama mendukung perkembangan pendidikan anak usia dini di Desa Sumberlesung.
Ia menilai keberadaan lembaga pendidikan seperti KB Tholabah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, investasi terbaik yang dapat diberikan orang tua kepada anak adalah pendidikan.
Secara khusus, Camat Ledokombo menjelaskan makna dari nama “Tholabah” yang berasal dari bahasa Arab dan memiliki arti “menuntut” atau “mencari ilmu”. Makna tersebut, menurutnya, sangat relevan dengan tujuan pendidikan yang harus terus ditanamkan kepada anak-anak sejak usia dini.
“Nama Tholabah memiliki makna yang sangat baik, yaitu menuntut ilmu. Saya berharap semangat menuntut ilmu ini tidak berhenti setelah anak-anak lulus dari KB, tetapi terus berlanjut hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Tugas orang tua adalah mendampingi, mendukung, dan memotivasi anak-anak agar terus belajar dan meraih cita-cita setinggi mungkin,” ujar Camat Ledokombo.
Lebih lanjut, Nino mengajak seluruh wali murid untuk memiliki pandangan jangka panjang terhadap pendidikan anak. Ia berharap tidak ada anak-anak di Kecamatan Ledokombo yang terhambat pendidikannya karena kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga.
“Mulai hari ini mari kita tanamkan cita-cita besar kepada anak-anak kita. Jangan hanya berhenti sampai sekolah dasar atau menengah. Jika memungkinkan, dorong mereka untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi dan menjadi sarjana. Pendidikan adalah bekal utama untuk menghadapi masa depan yang semakin kompetitif,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sumberlesung H. Setyo Harsoyo dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap kemajuan pendidikan di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Desa Sumberlesung akan terus bersinergi dengan lembaga pendidikan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
“Anak-anak adalah aset terbesar desa. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama menjaga dan mendukung pendidikan mereka agar kelak mampu menjadi generasi yang membanggakan keluarga, desa, dan bangsa,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama dan doa yang disampaikan oleh Lora Hasbi dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momentum tahun baru Islam sebagai sarana introspeksi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan, termasuk dalam mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan mencintai ilmu pengetahuan.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pelepasan dan wisuda 44 siswa-siswi KB Tholabah. Suasana haru dan bahagia menyelimuti para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka menerima penghargaan atas perjalanan pendidikan yang telah ditempuh.
Melalui kegiatan ini, KB Tholabah tidak hanya melepas peserta didiknya menuju jenjang pendidikan berikutnya, tetapi juga meneguhkan komitmen bersama antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun budaya pendidikan yang kuat. Semangat Tahun Baru Islam yang dipadukan dengan momentum pelepasan siswa diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pihak untuk terus menanamkan nilai-nilai keilmuan, keimanan, dan karakter kepada generasi penerus bangsa.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan anak-anak Ledokombo dapat tumbuh menjadi generasi yang gemar menuntut ilmu, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah maupun bangsa di masa mendatang.(yus)